KRAKSAAN, Radar Bromo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo berupaya mewujudkan kegiatan belajar mengajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang nyaman.
Rehabilitasi sarana dan prasarana ditargetkan terealisasi pada semester pertama.
Perbaikan sarana dan prasarana perlu dilakukan untuk meningkatkan semangat siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.
Dengan fasilitas yang lebih baik juga akan ada peningkatan kualitas pendidikan yang berujung pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Pembangunan sarana prasarana pada tahun anggaran 2025 menekankan pada data fisik di lapangan. Seperti sekolah yang membutuhkan rehabilitasi berat.
“Survei sudah kami lakukan. Hal ini untuk memastikan bahwa rehabilitasi bisa tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Amik Mutammimah.
Survei perencanaan untuk rehabilitasi sarana dan prasarana yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi dan merencanakan perbaikan.
Sesuai dengan kerusakan yang terjadi di sekolah yang memang benar-benar membutuhkan.
Oleh sebab itu untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akurat sesuai dengan kondisi nyata di lapangan survey juga melibatkan konsultan perencanaan.
Survei perencanaan ini merupakan bagian dari persiapan untuk pelaksanaan tiga program utama.
Mulai dari pembangunan sarana, prasarana dan utilitas sekolah. Kemudian rehabilitasi kerusakan sedang hingga berat ruang kelas sekolah. Serta rehabilitasi kerusakan sedang hingga berat sarana, prasarana dan utilitas sekolah.
“Untuk realisasinya lebih cepat lebih baik. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal. Realisasi rehabilitasi bulan april mulai berproses,” terangnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid