MARON, Radar Bromo - Aksi pencurian motor terjadi saat acara Haul di Ponpes Habib Shodiq di Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron Jumat (14/3) malam.
Motor warga setempat yang saat itu terparkir, dicuri. Beruntung tepergok pemilik saat hendak dibawa kabur sehingga bisa digagalkan.
Aksi curanmor dilakukan AG, 22, warga Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar. Dia bersama satu rekannya yang saat ini kabur dan menjadi DPO.
Aksi curanmor ini rupanya telah direncanakan keduanya setelah mengetahui bahwa ada acara haul di Ponpes Habib Shodiq.
Mulanya keduanya bertemu di Pasar Maron sore hari saat sedang ngabuburit. Saat bertemu mereka kemudian janjian untuk bertemu di lokasi haul dan berboncengan menggunakan motor milik AG. “Keduanya lalu merencanakan aksi sore hari,” kata Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanti.
Hingga mereka datang ke haul dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Saat acara berlangsung, rupanya mereka membagi tugas.
Rekannya yang saat ini DPO berperan sebagai eksekutor dan membawa motor milik AG yang sebelumnya dibawa ke lokasi. Sementara AG sebagai pembawa motor hasil kejahatan yang berhasil dibobol.
Jika AG berhasil membawa motor, mereka akan bertemu di suatu tempat. Pertemuan itu dengan membawa motor hasil kejahatan lalu diserahkan kepada rekannya tersebut.
Setelah Isya, AG dihubungi rekannya bahwa telah berhasil membobol motor incarannya. Motor tersebut tinggal mengambil dan langsung bisa dibawa kabur.
Rekan AG juga sudah memberitahu lokasi motor tersebut sehingga AG tidak kebingungan.
Motor target curanmor tersebut adalah motor Beat warna hitam bernomor polisi N 5281 PF. Motor tersebut milik warga Desa Brani Kulon.
Singkatnya, AG mendatangi lokasi motor yang telah dibobol tersebut yang diparkir di sisi selatan kegiatan haul.
AG baru mengendarai motor tersebut dan keluar dari halaman rumah korban. Saat itulah kemudian kepergok oleh pemilik motor.
Teriakan itu kemudian terdengar warga, santri dan jamaah haul lainnya hingga pelaku gagal membawa kabur motor hasil curian tersebut.
“Pelaku takut di massa kemudian meninggalkan motor tersebut. Kemudian diamankan oleh massa yang ada dilokasi kejadian, lalu diserahkan ke Polsek Maron,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid