TIRIS, Radar Bromo - Insiden kebakaran yang melanda tempat usaha, kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo.
Sebelumnya ada took elektronik di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, yang dilalap si jago merah hingga pemiliknya merugi sekitar Rp 400 juta.
Pada Minggu (2/2) malam, giliran kandang ayam potong di Dusun Gembor 2, Desa Rejing, Kecamatan Tiris terbakar.
Kandang semi permanen berisi ribuan anakan ayam milik Rusdianto, 48, warga setempat hangus. Pemilik ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo insiden kebakaran ini bermula saat penjaga kandang ayam menghidupkan kompor sebanyak 8 buah.
Kompor ini berfungsi sebagai penghangat kandang. Setelah menghidupkan kompor tersebut sekitar pukul 17.30 penjaga kandang meninggalkan kandang untuk melaksanakan sholat maghrib. Sehingga kandang kosong tanpa ada yang menjaga. Saat kandang kosong itulah sekitar pukul 18.00 tiba-tiba kandang sudah terbakar.
“Kebetulan pemilik kandang masih perangkat desa. Saat itu tidak berada di kandang sedang keluar ke Desa Gununggeni. Lalu tiba-tiba mendapatkan telepon kalau kandang ayamnya sudah terbakar,” kata Sekretaris Desa Rejing Abdul Basir saat dikonfirmasi.
Mendapatkan informasi tersebut pemilik langsung pulang mengecek kondisi kandang. Rupanya api sudah membesar membakar seluruh bangunan kandang yang berkonstruksi semipermanen dengan kerangka bangunan terbuat dari bambu dan kayu.
Sehingga saat terbakar api cepat membesar dan merambat pada sisi kandang lainnya.
Mengetahui kandang terbakar pemilik kemudian meminta bantuan kepada tetangga dan perangkat desa lainnya untuk melakukan pemadaman.
Lokasi kandang yang berada di pelosok desa pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual tanpa bantuan dari pemadam kebakaran.
Upaya pemadaman manual tidak berjalan maksimal akhirnya setelah 3 jam api berkobar bangunan beserta isinya tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.
“Jarak rumah pemilik dengan kandang sekitar 500 meter. Warga sudah gotong royong memadamkan api tetapi tidak berjalan maksimal karena api cepat membesar, kandang ayam habis terbakar,” bebernya.
Kapolsek Tiris Iptu Syamsul Arifin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan kadang ayam terbakar pada Senin (3/2) pagi.
Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Dari informasi yang diperoleh kandang berisi 11.000 ekor DOC yang masih berusia 5 hari.
Kandang menggunakan penghangat untuk ayam. Terdapat kompor sebanyak 8 buah di dalam kandang yang saat itu sedang dalam posisi menyala. Serta terdapat 6 blower/kipas sehingga dapat mempermudah api membesar.
“Sampai saat ini penyebab kebakaran masih kami selidiki. Pemilik ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 300 juta. Sebab kandang beserta isinya ludes terbakar,” terangnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid