KRAKSAAN, Radar Bromo-Persoalan genangan di area Stadion Gelora Merdeka (SGM) masih menjadi perhatian Pemkab Probolinggo.
Saat ini Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat untuk menangani genangan yang masih tersisa.
Kepala DPKPP, Roby Siswanto, menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil untuk mengatasi permasalahan ini.
“Kami menggunakan alat sedot langsung untuk mengurangi genangan air. Besok (hari ini, red), kami akan membuat saluran sementara sepanjang kurang lebih 50 meter,” ujar Roby.
Ia menjelaskan bahwa air yang menggenang berasal dari dalam stadion, meresap dari bawah tanah, dan keluar melalui pintu loket.
“Air dari dalam stadion itu kan tidak bisa keluar. Sehingga mengalir ke tempat lebih rendah, akhirnya menggenang di depan loket stadion,” katanya.
Sementara ini, DPKPP telah menggunakan pompa untuk menyedot genangan. Namun, upaya permanen juga tengah disiapkan. “Pada 2025, kami akan memasang u-ditch di sejumlah titik agar tidak ada lagi genangan air,” tambah Roby.
Untuk memperbaiki sistem drainase, DPKPP telah memperbesar saluran manhole menggunakan pipa berdiameter 30 cm. Perubahan ini, menurut Roby, sudah menunjukkan hasil yang signifikan.
“Kemarin saat hujan deras, saluran sudah mengalirkan air dengan lancar. Jadi drainase pembuangan kita sudah berfungsi baik. Insyaallah, air yang sebelumnya menggenangi jalan sudah tidak ada lagi,” tegasnya.
Sebelumnya, banjir genangan sempat melanda area stadion, termasuk di Jalan Dr. Soetomo, sisi timur Stadion GMK.
Genangan air bahkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa dan menyebabkan terganggunya aktivitas warga di sekitar lokasi.
DPKPP optimistis dengan perencanaan dan langkah-langkah yang dilakukan, banjir genangan di area Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dapat diatasi secara menyeluruh. (mu/fun)
Editor : Muhammad Fahmi