KRAKSAAN, Radar Bromo - Kabupaten Probolinggo berinisiatif memikiki kendaraan wisata sendiri.
Saat ini sudah ada satu kendaraan dinas yang dimodifikasi untuk dijadikan mobil wisata.
Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanti mengatakan, mobil wisata tersebut baru dilakukan ujicoba dengan dikendarai olehnya langsung, Sabtu (14/12).
Ugas mencobanya di Stadion Gelora Merdeka (SGM) Kraksaan.
Hasilnya, perlu banyak perbaikan pada sejumlah suspensi kendaraannya.
“Seperti ban dan soknya masih perlu diperbaiki. Karena dibuat memang dari mobil bekas dinas yang tidak terpakai. Kami kembalikan ke bengkelnya untuk di perbaiki dulu,” katanya, Minggu (15/12).
Uji coba yang dilakukan ugas bertujuan untuk mengevaluasi kondisi mobil sebelum digunakan secara resmi untuk kegiatan kunjungan wisata dan promosi produk UMKM di Kabupaten Probolinggo.
“Harapannya agar mobil kunjungan wisata ini dapat memberikan dampak positif dalam mempromosikan produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya mobil ini, diharapkan produk UMKM lokal semakin dikenal luas, meningkatkan perekonomian dan mendukung pendapatan masyarakat,”ujarnya.
Mengapa menggunakan mobil bekas dinas? Ugas menerangkan jika untuk tahun ini, anggaran pengadaan mobil kunjungan wisata ini belum ada. Ditambah, harga kendaraan kunjungan wisata juga cukup mahal.
“Biasanya satu unit kendaraan itu Rp 300-400 juta. Jadi kami coba yang ada dulu. Insyaallah tahun depan jika memungkinkan akan dianggarkan 1 unit. Jadi Keseluruhan Nanti memiliki 2 unit,” ujarnya.
Kendaraan wisata ini nantinya juga bisa mengelilingi tempat-tempat lain seperti Alun-alun Kraksan dan gedung pusat oleh-oleh di timur alun-alun Kraksaan. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid