KRAKSAAN, Radar Bromo – Pj Bupati Probolingo Ugas Irwanto kembali berang. Penyebabnya, lagi-lagi banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hadir saat apel upacara hari nasional peringatan hari pahlawan, Minggu (10/11). Berdasarkan data awal, ada 120 ASN tak hadir.
Padahal, upacara itu, menurut Ugas, merupakan momen penting untuk ASN. Sebab, merupakan upacara memperingati Hari Pahlawan ke-79 yang salah satu tujuannya, menghargai perjuangan para pahlawan bangsa.
“Terus terang saya kecewa. Sebab, masih banyak ASN yang tidak hadir dalam upacara penting seperti ini. Ini adalah bentuk apresiasi kepada para pahlawan. Sebab, mereka telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini,” katanya.
Ugas pun memastikan akan menyiapkan sanksi bagi ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas.
“Bagi yang tidak hadir tanpa alasan, kami akan panggil untuk dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP). Terlebih bagi yang sebelumnya pernah tidak hadir saat upacara HUT Koperasi. Akan ada tindakan tegas,” tambahnya.
Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi menyebut, berdasarkan data awal ada lebih dari 120 ASN yang tidak hadir dalam upacara tersebut. Namun, jumlah itu masih sementara.
“Data finalnya menunggu dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo,” jelas Imron.
Apel itu sendiri merupkan instruksi Pj Bupati Probolinggo. Setiap OPD diwajibkan mengirim 15 ASN sebagai perwakilan.
“Sudah ada data ASN yang diwajibkan hadir. Bahkan, absennya sudah menggunakan sidik jari. Apel ini merupakan langkah tegas untuk meningkatkan kedisiplinan ASN,” ujar Imron.
Sementara Sekretaris BKPSDM Syamsul Huda berjanji akan memanggil ASN yang tidak hadir dalam apel itu. Dia memastikan, ASN yang sudah pernah tidak hadir, akan diberi sanksi lebih tegas.
“Senin (11/11), kami akan panggil untuk memastikan siapa saja yang absen. Mereka yang dua kali absen, baik di HUT Koperasi dan Hari Pahlawan, akan mendapat sanksi sesuai hasil BAP yang kami lakukan,” jelas Syamsul.
Sebagai informasi, upacara Hari Pahlawan tahun ini dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo dan berbagai lapisan masyarakat.
Menurut Ugas, momen peringatan ini adalah pengingat akan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan masa depan Indonesia. (mu/hn)
Editor : Muhammad Fahmi