Kursi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, kini kembali penuh. Kamis (31/10), digelar pelantikan dan pengucapan sumpah janji pergantian antarwaktu Alfiana Firda Afnaini, S.Hub. Int. Politisi Partai Gerindra ini dilantik menggantikan almarhum Ahmad Mulyadi.
Pelantikan dan pengucapan sumpah janji Alfiana Firda Afnaini, S.Hub. Int. dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo.
Ia dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Probolinggo masa jabatan 2024-2029.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma.
Usai pengucapan sumpah atau janji jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan dan pemasangan pin anggota DPRD.
Serta, penyerahan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur nomor: 100.3.3.1/1068/KPTS/011.2/2024 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo.
“Beberapa waktu lalu salah satu anggota DPRD dari Fraksi Gerindra meninggal dunia, sehingga otomatis digantikan oleh caleg dengan perolehan suara terbesar berikutnya, sesuai Peraturan KPU,” ujarnya.
Oka memastikan, proses administrasi sudah dilalui. SK Gubernur juga sudah turun.
“Karena itu, secara resmi Alfiana dilantik menggantikan Mulyadi. Baik di komisi maupun di alat kelengkapan dewan (AKD) lainnya,” jelasnya.
Dalam menjalankan tugasnya di DPRD Kabupaten Probolinggo, Alfiana akan bergabung di Komisi III, yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.
Juga masuk dalam Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Probolinggo. Perempuan kelahiran 1 Januari 2000 ini berkomitmen memberikan kontribusi bagi Kabupaten Probolinggo.
“Ke depan, yang jelas saya ingin mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan, mendukung pembangunan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, terutama anak muda. Serta, mendukung upaya pelestarian lingkungan. Kehadiran saya di sini (DPRD) diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran anak muda dalam dunia politik akan memberikan keseimbangan yang penting antara generasi muda-tua dalam pengambilan kebijakan. Sehingga, kebijakan-kebijakan yang diambil juga bisa mengangkat peran generasi muda dalam membangun Kabupaten Probolinggo.
“Kalau dilihat sekarang, semakin banyak anak-anak muda yang berperan di politik. Menurut saya, ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan kebijakan yang berdampak bagi kalangan muda maupun masyarakat kecil,” ujar Alfiana.
Selain dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, pelantikan itu juga dihadiri ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Probolinggo.
Usai pelantikan, Alfiana langsung mengikuti rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Probolinggo terkait APBD 2025. (uno/*)
Editor : Ronald Fernando