BANYUANYAR, Radar Bromo - Kasus pembegalan yang terjadi di Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi atensi jajaran kepolisian.
Meski salah seorang tersangka sudah tertangkap, penyidik masih terus melakukan penyelidikan. Sebab, masih ada pelaku lain yang belum tertangkap.
Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Dadang Priyanto mengatakan, penyidik masih terus menggali informasi dari tersangka yang berhasil ditangkap, M. Zeinuddin alias Nurdin, 34.
“Dari informasi yang kami peroleh, dua orang terduga pelaku lainnya berasal dari Lumajang. Sampai saat ini masih terus kami cari,” bebernya.
Polisi juga masih terus mendalami keterangan dari tersangka. Termasuk apakah memiliki rekan yang berasal dari Kabupaten Probolinggo, untuk memudahkan aksi. Serta, wilayah mana saja yang pernah menjadi sasaran aksi komplotannya.
“Pemeriksaan awal kami sudah memperoleh informasi. Tidak menutup kemungkinan ada informasi lain yang kami peroleh dari tersangka,” katanya.
Sebelumnya, M. Zeinuddin alias Nurdin beraksi di Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kamis (27/9) malam.
Sekitar pukul 22.00, tersangka membegal salah seorang warga desa setempat yang malam itu hendak mengambil terop dengan mengendarai motor seorang diri.
Ketika melintas di Dusun Gunung Parang, Desa Gunung Geni, korban dipepet tiga pelaku yang mengendarai motor Honda Vario. Setelah diacungi celurit, korban kabur meninggalkan motornya.
Dari tiga pelaku itu, salah satunya Nurdin. Warga Dusun Krajan1, Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, ini berhasil diamankan setelah sempat dimassa. Rupanya, ia juga seorang residivis dan pernah mencuri motor di Kota Probolinggo. (ar/rud)
Editor : Ronald Fernando