PEMERINTAH Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, menerapkan sistem pembangunan berkelanjutan. Karena itu, tahun ini pembangunan yang dilakukan mayoritas lanjutan dari proyek sebelumnya.
Pelayanan administrasi kependudukan tingkat desa yang baik dan nyaman, tentu menjadi harapan masyarakat. Hal ini dapat terwujud jika kantor desa dan ruang layanan memenuhi syarat memberikan layanan. Adanya fasilitas publik yang kondisinya kurang layak, menjadi perhatian pemerintah desa.
Bendahara Desa Ganting Wetan Muhammad Salehudin mengatakan, tahun ini pemerintah desa merehab gedung layanan. Bangunan ini berada di RT 7/RW 2, Dusun Karang Tengah. Rehab dilakukan untuk memperkokoh bangunan dan menata kembali kantor serta ruang layanan supaya lebih nyaman.
“Saat ini rehab kantor dan ruang layanan masih berjalan. Progresnya sudah 90 persen, hanya tersisa finishing,” katanya.
Bangunan ini berukuran 12 x 7,5 meter. Perbaikan dilakukan karena kondisi atap gedung sudah keropos. Bahkan, saat musim hujan, beberapa titik bocor. Kondisi ini tentu membuat warga yang mengurus administrasi kependudukan kurang nyaman. Beberapa kali warga mengeluhkannya.
Gedung yang direhab ini memiliki 4 ruangan. Nantinya akan difungsikan sebagai ruangan kepala desa, sekretaris desa, dan dua ruang perangkat desa. Di bagian tengah akan difungsikan sebagai ruang pelayanan administrasi. Semua jenis pelayanan administrasi kependudukan dapat dilayani pada ruangan tersebut.
“Semoga layanan bisa lebih ditingkatkan. Layanan administrasi kependudukan menjadi lebih prima. Warga yang datang juga bisa lebih nyaman, sebab selain penataan kantornya lebih baik, ruangan pelayanannya juga lebih lebar,” ujarnya. (ar/rud/*)
Arus Lalu Lintas di Jalan Poros Lebih Lancar
INFRASTRUKTUR yang baik memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya memberikan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari, namun juga dapat mendongkrak perekonomian. Inilah yang menjadi pertimbangan Pemerintah Desa Ganting Wetan dalam merencanakan pembangunan.
“Saat Musdes, perencanaan pembangunan kami selalu mempertimbangkan manfaat dan target pembangunan. Pemerintah desa berkomitmen melanjutkan pembangunan yang belum tuntas,” ujar Bendahara Desa Ganting Wetan Muhammad Salehudin.
Ada dua infrastruktur yang kini telah dibangun. Di antaranya, pengaspalan jalan sepanjang 290 meter di RT 15-16/RW 4, Dusun Krajan. Jalan ini diperbaiki dengan pengaspalan lapisan penetrasi.
Jalan ini memiliki dua fungsi. Sebagai akses menuju permukiman penduduk yang dihuni puluhan kepala keluarga, serta menjadi jalan menuju belasan hektare lahan pertanian. “Pembangunan jalan aspal lapen kami lakukan karena konstruksinya masih layak. Saat ini sudah selesai,” jelasnya.
Pemerintah desa juga membangun tembok penahan tanah (TPT) di RT 11/RW 3, Dusun Bukolan. Panjangnya 33 meter dengan tinggi 1 meter. Kemudian, panjang 5 meter dengan tinggi 0,6 meter.
Titik pemasangan TPT berikutnya di RT 12/RW 3, Dusun Bukolan. Panjangnya 45 meter dengan tinggi 2,5 meter, serta sepanjang 10 meter dengan tinggi 0,5 meter.
Salehudin mengatakan, pemerintah desa juga berencana membangun jalan usaha tani di RT 9 dan 10/RW 3, Dusun Bukolan. Jalan sepanjang 850 meter ini akan dirabat beton. “TPT sudah selesai dibangun. Sementara, satu ruas jalan usaha tani akan dibangun September mendatang,” ujarnya. (ar/rud/*)
Editor : Ronald Fernando