Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Aktivis Datangi Kejari Kab Probolinggo, Minta Berantas Mafia Pupuk

Agus Faiz Musleh • Rabu, 21 Agustus 2024 | 18:00 WIB

 

 

 

BERHARAP DITINDAKLANJUTI: Aktivis memberikan keterangan setelah audiensi dengan kejaksaan, kemarin.
BERHARAP DITINDAKLANJUTI: Aktivis memberikan keterangan setelah audiensi dengan kejaksaan, kemarin.
 

KRAKSAAN, Radar Bromo–Sejumlah masyarakat kabupaten mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, Selasa (20/8).

Mereka datang untuk wadul tentang persoalan pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, terlihat ada sekitar 10 lebih masyarakat yang mendatangi Kejari.

Mereka tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Rombongan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri, Ahmad Nuril Alam.

Audiensi dilakukan selama 2 jam di ruangan Kajari. Audiensi ini membahas carut-marut persoalan pupuk di Kabupaten Probolinggo.

Gubernur LIRA Jawa Timur, Samsudin, mengatakan, kedatangannya ke Kejaksaan untuk membahas sejumlah persoalan pupuk yang telah menjadi temuan LIRA di lapangan.

“Alhamdulillah, Pak Kajari merespons dengan baik terkait masalah-masalah pupuk ini, karena memang ini menjadi keluhan banyak orang, khususnya para petani,” ungkap Samsudin.

Samsudin menegaskan bahwa pihaknya dari LIRA hanya menyodorkan nota kesepahaman (MoU) agar dapat bersepakat untuk memberantas mafia pupuk, khususnya yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Kami menyampaikan apa yang menjadi temuan, termasuk permainan-permainan. Mulai dari dugaan monopoli RDKK hingga penjualan pupuk subsidi di luar kios yang sampai hari ini masih beredar setiap hari di seluruh penjuru Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, I Made Deady Permana Putra, mengapresiasi kedatangan LIRA untuk membahas masalah-masalah pupuk di Kabupaten Probolinggo.

Menurutnya, masalah pupuk ini sudah bukan hanya menjadi masalah di Probolinggo saja. Melainkan juga menjadi masalah nasional.

“Pimpinan kami sangat mengapresiasi adanya kunjungan dari rekan-rekan LIRA. Sehingga ke depan, kami bisa terus bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan pupuk ini,” bebernya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pupuk subsidi #kejari kabupaten probolinggo #mafia