Tiga Tahun Lagi, TPA Milik Pemkab Probolinggo Diprediksi Overload

Agus Faiz Musleh • Dipublikasikan Minggu, 14 April 2024 | 17:05 WIB
MENUMPUK: Sampah makin menggunung di TPA Seboro, Kecamatan Krejengan. TPA ini diprediksi bakal overload pada tiga tahun mendatang.
MENUMPUK: Sampah makin menggunung di TPA Seboro, Kecamatan Krejengan. TPA ini diprediksi bakal overload pada tiga tahun mendatang.

KRAKSAAN, Radar Bromo- Sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Seboro, terus menumpuk. Bahkan, TPA milik Pemkab Probolinggo ini diprediksi akan overload dalam tiga tahun lagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, jumlah sampah setiap hari masuk TPA Seboro masih tinggi. Mencapai sekitar 45 ton per hari. Jika dihitung, sampai triwulan pertama tahun ini, hampir 5.000 ton yang masuk TPA Seboro.

“Diprediksi tiga tahun lagi sudah bakal overload. Produksi sampah memang naik sekitar 2 ton setiap harinya. Salah satu dampaknya musim hujan yang bikin tambah produksi sampah,” ujarnya.

TPA Seboro memiliki luas lahan sekitar 5 hektare. Sampah semakin menumpuk. Baik di bagian timur dan barat. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusinya.

Dewi mengaku terus mengupayakan pembangunan TPAS regional yang sempat terhenti.

“Kemarin di Bakorwil Jember, telah menyelesaikan naskah kesepakatan kerja sama gubernur, wali kota, dan bupati Probolinggo,” katanya.

Ia berharap, TPA regional ini nantinya bisa menjadi solusi dalam menangani sampah di Kabupaten Probolinggo.

“TPAS ini nanti dikelola provinsi. Jadi, pengelolaan sampahnya dilakukan oleh provinsi. Sementara, pemanfaatnya dua daerah, kabupaten dan kota,” jelasnya. (mu/rud)

Editor : Ronald Fernando
sampah tpa overload