Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kabupaten Probolinggo Targetkan Bisa Naik ke Tingkat Nindya

Agus Faiz Musleh • Kamis, 7 Maret 2024 | 19:35 WIB
RAKOR: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Hudan Syarifuddin (tengah) saat memimpin rakor persiapan evaluasi KLA 2024 kemari
RAKOR: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Hudan Syarifuddin (tengah) saat memimpin rakor persiapan evaluasi KLA 2024 kemari

KRAKSAAN, Radar Bromo– Pemkab Probolinggo menargetkan daerahnya bisa naik satu tingkat untuk menjadi kabupaten layak anak (KLA). Persiapan pun mulai dilakukan sejak kini.

Target KLA itu diungkapkan saat pemkab menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan evaluasi KLA Tahun 2024, Selasa (24/3) lalu.

Rakor dilakukan bersama puluhan gugus tugas KLA di ruang Bentar, MPP Dringu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Hudan Syarifuddin mengatakan, sesuai capaian tahun 2023, Kabupaten Probolinggo masih ada pada predikat Madya dengan score sekitar 601.  “Oleh sebabnya tahun ini kita persiapan,” ujarnya.

Tahun ini pemkab menargetkan bisa meraih KLA kategori Nindya. “Predikat ini membutuhkan nilai 700-800. Kami targetkan 750, sehingga bisa ada pada predikat Nindya,” katanya.

Target ini optimistis tercapai lantaran pada 2023 lalu, Kabupaten Probolinggo sempat mendapat score atau nilai 900.

 

 

Namun turun oleh beberapa hal. “Inilah yang kami evaluasi pada 2024,” ujanrya.

Ia menyebutkan, penilaian terakhir jadwalnya Mei mendatang. Dengan begitu, pemkab beserta puluhan gugus tugas yang terdiri dari sejumlah instansi pemerintah maupun lainnya, memiliki waktu tiga bulan untuk menyiapkan dan merampungkan penilaian pada KLA tersebut.

“Nanti paparan akan langsung dilakukan oleh Pj bupati pada Mei,” ujarnya.

Hudan mmenyebutkan, KLA merupakan pembangunan yang berbasis hak anak. Berbasis komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Dengan kebijakan atau program dengan memenuhi hak anak. Jadi, program-program pemerintah harus mengadopsi Hak anak. Seperti layanan publik, harus ada ruang laktasi, ada tempat bermain untuk menunggu. Ada masjid dan lembaga pendidikan layak anak. Jadi harus memberikan hak-hak anak,” jelasnya. (mu/fun)

Editor : Ronald Fernando
#pemkab probolinggo #nindya #kabupaten layak anak