KRAKSAAN, Radar Bromo - Makin padatnya arus lalu lintas di Jalur Pantura Kecamatan Paiton sampai Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, membuat jalur nasional ini terasa kian sempit. Karena itu, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Timur-Bali melebarkannya.
Terhitung ada sepanjang sekitar 14 kilometer jalan yang akan dilebarkan. Pengerjaan dilakukan dari wilayah Kecamatan Paiton dan kini telah sampai di Kecamatan Gending.
“Totalnya sekitar 14 kilometer,” ujar PPK Wilayah 1.1 BBPJN Provinsi Jawa Timur-Bali Endi Aktoni, Selasa (5/3).
Menurutnya, pelebaran jalan dilakukan setelah sebelumnya dianalisis dan dipetakan secara berkala. Seperti kondisi fisik dan lebar jalan. Hasilnya, diketahui volume kendaraan lalu lintas di Jalan Pantura Kecamatan Paiton hingga Kecamatan Gending, cukup tinggi.
Tingginya volume lalu lintas dikarenakan jalan ini merupakan akses menuju kawasan industri, pusat pemerintahan, dan pendidikan. Menjadi jalur penting kendaraan roda empat. Sementara, jalan cukup sempit. Hanya menyisakan celah sedikit dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Endi menjelaskan, belasan kilometer jalan ini tidak seluruhnya menjadi target pelebaran. Hanya di titik-titik yang terjadi penyempitan. Baik di Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, dan Gending. Kini, lebar jalan sekitar 7 meter. Nantinya, setiap titik akan dilebarkan maksimal 2 meter di sisi kanan maupun kiri.
Proyek ini sudah digarap. Pekerja mengeruk bahu jalan menggunakan ekskavator. Endi menambahkan, proyek ini merupakan lanjutan dari proyek pelebaran jalan tahun sebelumnya. Kala itu, BBPJN melakukan pelebaran jalan sepanjang 6 kilometer di Kecamatan Paiton.
“Sejauh ini, belum ada kendala dalam pelebaran jalan. Ada kabel dan pipa di bawah tanah dekat ruas jalan sudah kami koordinasikan dengan pihak terkait. Pengerjaan kami mulai dari Paiton bergiliran sampai ke barat,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Abdul Wahid