GENDING, Radar Bromo – Kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalan Raya Pantura Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo Sabtu (10/2) sore.
Kerasnya benturan kendaraan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di TKP. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.45.
Sore itu melaju pikap bernopol S 9175 WF yang dikemudikan Ferian Agung Wibowo, 25, Warga Desa/ Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Jombang bersama dua penumpang Ragil Rachmattulloh, 23, dan Desya, 27 yang juga warga Kabupaten Jombang.
Pikap itu melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di jalan Raya Pantura Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, pikap itu hendak mendahului kendaraan di depannya.
Pikap lalu mengambil haluan arah kiri lalu tancap gas. Namun, saat menyalip, roda ban depan pikap sebelah kiri turun ke bahu jalan.
Kondisi itu membuat pikap selip lepas kendali. Mendapati itu, sopir pikap banting setir ke arah kanan.
Sopir pikap berniat mengembalikan pikap ke jalan raya. Namun, kendaraan pikap malah keluar jalur ke arah kanan.
“Pikap menyalip dari kiri, kemudian setelah menyalip banting stir ke kanan masuk ruas jalan. Saat masuk ruas jalan mobil hilang kendali,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama, Minggu (11/2).
Nahasnya saat pikap melewati marka jalan berlawanan, dari barat ke timur melintas motor Vario bernomor polisi N 6721 OX.
Motor itu dikendarai Moh. Faridi, 25, membonceng Fery Dwi Pratama Putra. Keduanya merupakan warga Dusun Krajan II, Desa Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan.
Serta satu motor Yamaha N-max bernomor polisi N 3765 OB dikendarai oleh Afro'atul Qoriah, 23, warga Dusun Krajan, Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar.
Baca Juga: Sejarah Panjang SDN Pekuncen Kota Pasuruan yang Dulunya Hanya Tempat Belajar Anak-anak Eropa
Kerasnya benturan antara pikap dengan motor bernomor polisi N 6721 OX mengakibatkan Moh. Faridi mengalami luka pada bagian kepala. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu dua korban lainnya mengalami luka ringan. Keduanya dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Dalam insiden ini satu orang yakni pengendara motor vario meninggal dunia. Dan satu rekannya yang dibonceng mengalami luka langsung dibawa ke RSUD Waluyojati. Sementara pengendara motor N-max dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” beber Aditya. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi