MARON, Radar Bromo – Lautan manusia terlihat di area Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein (Ahlussunnah wal Jamaah), Brani Kulon, Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/1) sore.
Warga Nahdiyin berkabung atas wafatnya Habib Muhammad Shodiq bin Husein bin Hadi al Hamid.
Habib Shodiq merupakan pendiri Ponpes Islam Al Habib muhammad Shodiq bin husein Aswaja, wafat Rabu (24/1) sekitar pukul 13.00.
Kabar tersebut langsung tersebar ke masyarakat kabupaten Probolinggo.
“Beliau wafat pada umur wafat diusia 84,” kata Habib Abdul Qodir bin Muhammad Shodiq Al Hamid, Putra penerus Ponpes Islam Al Habib Muhammad Shodiq bin Husein Aswaja, saat ditemui di rumah duka.
Ribuan masyarakat hadir dalam proses pemakaman. Bahkan membeludak ke jalan dan pemukiman warga sekitar ponpes.
Jenazah dimakamkan di area ponpes dan disalati di masjid pondok.
Almarhum terkanal sebagai ulama yang dermawan. Terlebih pada pembuatan masjid.
Banyak masjid di Kabupaten Probolinggo diwilayah pedasaan dibangun oleh almarhum.
Habib Shodiq juga dikenal santrinya sebagai ulama yang teguh dalam prinsip, luwes dalam tindakan.
“Sangat teguh dalam prinsip, ajeg, namun luwes dalam tindakan,” kata salah seorang santri yang enggan disebut namanya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid