PAITON, Radar Bromo – Jalur pantura Probolinggo kembali memakan korban jiwa. Siang kemarin (18/1) pengendara motor tewas setelah ditabrak truk yang melaju kencang di Sumberejo, Kecamatan Paiton.
Insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 11.10. Berawal dari sebuah truk bernomor polisi P 9672 UG yang disopiri Dicky Tri Yuni, 27, melaju dari arah barat menuju ke timur.
Pria asal Temon Temurejo, Desa Temurejo, itu tidak sendirian. Dia bersama kernetnya Handika Dwi Pradana, 23, warga Dusun Ngemplak, Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Saat melaju di Sumberejo, truk hendak mendahului kendaraan di depannya.
Nah, saat melaju dengan kecepatan tinggi, truk mengambil haluan terlalu ke kanan dan melewati markah jalan.
Nahasnya dari arah berlawanan (timur ke barat, Red) melaju sebuah motor bernomor polisi N 2428 NI. Motor ini dikendarai Zainul Hasan, 41, warga Dusun Glendengan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar. Kecelakaan tak dapat dihindari.
“Truk melaju dengan cepat dari barat. Mungkin karena mau nyalip, saat ambil haluan ke kanan dan tancap gas menabrak motor yang saat itu melaju dari timur,” kata warga setempat Cahyono.
Kata Cahyono, setelah tabrakan, pemotor terpental ke bahu jalan. Truk yang menabrak kemudian banting stir ke kiri menabrak truk yang sedang parkir di pinggir sisi sebelah utara.
Akibat kejadian itu sopir dan kernet truk mengalami luka-luka.
“Bagian depan truk ringsek. Pemotor yang tertabrak sudah tidak bergerak. Tapi saya tidak tahu meninggal apa tidak,” tuturnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP.
Sejumlah saksi dan warga sekitar dimintai keterangan. Dari informasi yang diperoleh disimpulkan bahwa kejadian kecelakaan terjadi karena kealfaan dan kelalaian pengemudi kendaraan truk bernomor polisi P 9672 UG.
Pengemudi tidak memperhatikan situasi dan tata cara bekendara. Sehingga menyebabkan kecelakaan.
“Kecelakaan menyebabkan pengendara motor meninggal dunia di TKP. Kernet mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit Rizani. Kendaraan yang terlibat sudah kami amankan ke Pos Satlantas di Sumberlele,” tuturnya. (ar/fun)
Editor : Ronald Fernando