Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Viral Kabar Penemuan Mayat di Perairan Gejukan Pajarakan, Evakuasi Belum Berhasil

Muhammad Fahmi • Jumat, 29 Desember 2023 | 04:57 WIB

 

BELUM KETEMU: Polisi dan perangkat desa kembali ke pesisir usai melakukan pencarian mayat yang mengambang di Perairan Desa Gejugan, Pajarakan.
BELUM KETEMU: Polisi dan perangkat desa kembali ke pesisir usai melakukan pencarian mayat yang mengambang di Perairan Desa Gejugan, Pajarakan.

KRAKSAAN, Radar Bromo–Warga Kabupaten Probolinggo dihebohkan vidio penemuan mayat yang mengapung di perairan Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan, Kamis (28/12) pagi. Namun, evakuasi mayat tersebut gagal dilakukan.

Dalam video yang beredar viral di media sosial itu menunjukkan seorang nelayan menemukan jenazah mengapung di perairan Desa Gejugan.

Dalam video berdurasi 26 detik itu, menunjukkan jenazah seorang mengapung di permukaan laut. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu hanya mengenakan celana pendek.

Setelah video tersebut viral, petugas kepolisian serta pemerintah desa setempat melakukan pencarian. Berusaha mengevakuasi. Satpolairud Polres Probolinggo, anggota Polsek Pajarakan, dan perangkat desa setempat mulai melakukan perairan sejak sekitar pukul 09.30.

Namun, pencarian sekitar 3 jam belum membuahkan hasil. Jenazah korban tak ditemukan. “Kabarnya sudah bergeser ke arah barat mayatnya, karena terbawa angin dan ombak,” ujar Ainul, salah seorang warga ketika ditemuu di Pesisir Desa Gejukan.

Petugas melakukan pencarian sejak dari Desa Gejugan, Pantai Desa Klaseman, dan Pantai Desa Pesisir, Kecamatan Gending.

Petugas juga ikut menggeser titik mulai pencarian. Kini, Polsek Gending, Satpolairud Polres Probolinggo, bersama sejumlah Perangkat Desa Pesisir, juga turun.

Kasubnit Satpolairud Polres Probolinggo Bripka Ahmad Nuryudi mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama TNI AL Pos Kamladu, Polsek Gending, dan perangkat desa serta warga melakukan pencarian menggunalan kapal milik nelayan.

“Tadi pencarian kami fokuskan menyisir dari Pantai Desa Pesisir hingga titik awal ditemukan mayat di Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan. Kemudian ke bagan bagian tengah, namun hasilnya tidak ditemukan,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada warga yang beraktivitas di laut atau nelayan yang melihat mayat tersebut, minimal diikat atau ditandai. Kemudian dilaporkan ke petugas.

Kepolisian juga telah menyebar informasi kepada warga, soal kemungkinan ada anggota keluarganya ada yang hilang.

“Kami akan terus standby jika ada mayat yang ditemukan untuk segera dilaporkan. Sembari kami berupaya mencari informasi keberadaan mayat tersebut,” kata Ahmad.

Terpisah, BPD Desa Pesisir Muhammad Hadi Susanto mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Polsek Gending melakukan pencarian di Pantai Desa Pesisir. Namun, tidak ditemukan.

“Setelah ada informasi mayat bergeser ke Pantai Desa Pesisir, kami dan petugas melakukan pencarian. Hasilnya tetap nihil. Terkait penemuan mayat tersebut, warga Desa Pesisir, tidak ada yang melapor kehilangan anggota keluarganya,” katanya. (mu/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#perairan probolinggo #nelayan tenggelam