Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Korban Laka Condong Bertambah, Giliran Sang Ayah yang Meninggal Dunia

Achmad Arianto • Rabu, 20 Desember 2023 | 15:52 WIB
DIANGKUT: Dua motor yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya Desa Condong diangkut Satlantas Polres Probolinggo.
DIANGKUT: Dua motor yang terlibat kecelakaan maut di jalan raya Desa Condong diangkut Satlantas Polres Probolinggo.

GADING, Radar Bromo - Korban insiden kecelakaan truk tronton pengangkut tanah uruk tol Probowangi di Desa Condong, Kecamatan Gading bertambah.

Muzekki, 32, yang sebelumnya mengalami luka pada bagian kepala meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Selasa (19/12). Saat ini total 3 orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Purnadi mengatakan bahwa Muzekki meninggal dunia selasa siang. Penanganan medis dilakukan pasca kecelakaan secara cepat.

Mulai dari penanganan medis awal di Puskesmas Condong. Hingga penanganan lanjutan yang dilakukan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Saat pemeriksaan diketahui jika Muzekki mengalami luka serius pada kepala bagian depan. Kemudian mengalami patah tulang lengan kiri dan kaki kiri.

“Pasien sudah kami berikan penanganan medis dan rawat secara intensif di ruang ICU. Namun tidak tidak tertolong. Pasien meninggal dunia pukul 12.15,” katanya saat dikonfirmasi.

Sekretaris Desa Tambelang Dwi Cahyono mengatakan bahwa pihak keluarga telah mengetahui berita meninggalnya Muzekki itu.

Pihak keluarga bersama perangkat desa melakukan penjemputan jenazah. Kemudian jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di dekat rumah tinggal korban.

 

 

“Ada keluarga yang jaga di Rumah Sakit ngasih kabar. Jenazah kami jemput bersama keluarga. Agar bisa segera dimakamkan,” bebernya.

Dengan demikian korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan truk tronton tersebut berjumlah 3 orang.

Diantaranya Hayyi, 37, warga Dusun Cangkring, Desa Pandanlaras, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo meninggal dunia di TKP.

Kemudian Muh. Nuriz Zamzami, 6, meninggal dunia saat penanganan medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Korban tak lain adalah putra dari Muzekki, 32, warga Dusun Laok Songai, Desa Tambelang. Sehari setelahnya selasa (19/12) Muzekki meninggal dunia di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Sementara itu Satlantas Polres Probolinggo hingga kini terus mendalami insiden kecelakaan maut tersebut.

Polisi sudah melakukan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas peristiwa tersebut.

Sampai Selasa (19/12) total ada tiga orang saksi yang akan dimintai keterangan. Ketiganya merupakan warga sekitar yang tahu kecelakaan tersebut sebab ada di TKP. Para saksi dimintai keterangan untuk menemukan titik terang insiden tersebut.

"Kami masih mendalami insiden tersebut. Sebab sampai saat ini kami masih berupaya memastikan penyebab kecelakaan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama.

Bukan hanya itu pihaknya juga saat ini melakukan pengembangan penyelidikan status kendaraan.

Mulai dari pengecekan masa berlakunya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Pajak, dan Uji KIR.

"Ada rangkaian penyelidikan yang sedang kami lakukan. Perkembangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," bebernya.

Diberitakan sebelumnya Sebuah truk tronton pengangkut tanah uruk proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) diduga mengalami rem blong di jalan Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo Senin (18/12) siang. Kemudian menabrak dua motor yang ada di depannya. (ar/fun)

Editor : Ronald Fernando
#Tol Probowangi #kecelakaan truk #kecelakaan maut