Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Probolinggo Iskandar mengatakan, naiknya jumlah target secara otomatis menaikkan jumlah pengguna jasa angkut. Target retribusi jasa angkut sampah dari Rp 1 miliar menjadi Rp 1,55 miliar. Tentunya menjadi atensi karena jumlah yang harus dikejar memiliki nominal yang cukup banyak.
Perlu ada langkah strategis agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sebelum tutup tahun. "Kami sudah hitung, memang perlu ada penambahan pengguna jasa angkut sampah," katanya.
Pihaknya menjelaskan dengan target yang sudah ditetapkan saat ini, setidaknya DLH harus memiliki paling sedikit 170 pelanggan. Sementara jumlah pengguna jasa angkut sampah DLH saat ini masih 160 pelanggan. Ratusan pelanggan tersebut belum ideal. Sebab pelanggan tersebut merupakan pelanggan setia sejak tahun sebelumnya.
Oleh karena itu upaya menjaring pelanggan dengan melakukan MoU baru terus dilakukan. Bahkan setiap bulannya DLH terus mengevaluasi jumlah pelanggan yang ada agar capaian retribusi jasa angkut sampah sesuai harapan. Ratusan pengguna jasa angkut sampah tersebut meliputi pasar, fasilitas pendidikan, fasilitas publik dan perumahan warga.
"Masih kurang, jika ada penambahan 10 pengguna jasa angkut sampah sudah bisa mencapai target. Kami upayakan secepatnya dapat memenuhi kekurangan jumlah pengguna jasa angkut sampah. Sehingga sebelum tutup tahun target sudah bisa dicapai," pungkasnya. (ar/fun) Editor : Ronald Fernando