------------------------------------------------------------------------------------------------------
PERBAIKAN dan penggantian fasilitas pipa air bersih menjadi salah program prioritas Pemerintah Desa (Pemdes) Kertosuko, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo pada tahap pertama pembangunan desa tahun ini. Sebab, pipa saluran air yang dibangun sejak sekitar tahun 1996, mengalami banyak kerusakan dan kebocoran.
Selama ini, air bersih yang bersumber dari mata air di pegunungan Sepasar dimanfaatkan oleh warga dari sejumlah dusun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air dari sumber mata air itu, ditampung di tiga tempat penampungan sebelum dialirkan ke rumah-rumah warga.
Tiga penampungan itu berada Dusun Kertakata RT 2, Dusun Talang RT 3 dan penampungan di Dusun Kedungmini RT 19. Di penampungan Dusun Kertakata, air dialirkan untuk warga di 2 RT. Kemudian penampungan di Dusun Talang untuk tiga dusun. Yakni, Dusun Talang, Dusun Saksan dan Dusun Krajan. Sementara penampungan di Dusun Kedungmini dialirkan kerumah warga di Dusun Kedungmini sendiri dan 5 RT di Dusun Buluan.
“Sudah kami lakukan perbaikan dan penggantian pipa. Total yang kami rehab sekitar 3 kilometer. Namun, itu masih kurang, karena pipa yang menuju penampungan di Dusun Kedungmini belum kami rehab. Ini, akan kami rehab secara bertahap, karena disesuaikan dengan anggaran juga,” ujar Kepala Desa Kertosuko Sudarman.
Menurutnya, sebelum dilakukan rehab pipa, air tidak bisa mengalir secara penuh ke rumah-rumah warga. Sebab, pipa saluran airnya banyak yang rusak. Sehingga, agar warga bisa mendapatkan air bersih secara merata, Pemdes setempat memberlakukan sistem pembagian. “Alhamdulillah sekarang air bersih bisa dinikmati siang dan malam. Tidak dibagi lagi,” katanya.
Ia menambahkan, selain rehab pipa air bersih, pada tahap pertama kemarin, Pemdes setempat juga melakukan pembelian mobil siaga. Tujuannya, membantu warga yang membutuhkan kendaraan untuk berobat atau membutuhkan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. (uno/fun/*)
Aspal Jalan 2 Kilometer
KONDISI jalan di Desa Kertosuko masih membutuhkan banyak perbaikan. Seperti jalan desa di Dusun Kertakata dan Dusun Talang. Saat ini, jalan tersebut masih berupa makadam. Padahal akses jalan tersebut sangat dibutuhkan. Selain menjadi akses sehari-hari warga, jalan menjadi penyambung menuju desa lainnya di Kecamatan Krucil.
Rencananya, tahun ini dalam pembangunan tahap kedua. Jalan yang berupa makadam di Dusun Kertakata dan Dusun Talang itu akan diaspal. Totalnya, pengaspalan akan dilakukan dengan panjang mencapai sekitar 2 kilometer. “Dulu, pada tahun 2019, sudah kami makadam, dan tahun ini akan kami aspal,” ujar Kepala Desa Kertosuko, Sudarman.
Jalan desa yang berada di dua dusun itu, memang sangat dibutuhkan warga. Seperti jalan desa yang berada di Dusun Kertakata tersebut yang juga menjadi akses menuju Desa Roto. Kemudian jalan desa di Dusun Talang menjadi akses menuju Desa Tambelang. “Jalan desa yang di Dusun Talang juga menjadi akses menuju pondok pesantren,” katanya.
Sudarman menambahkan, tahun ini pihaknya juga kembali menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD). Dengan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 51 orang atau sebesar 10 persen dari dana desa (DD) tahun ini.
“Sesuai ketentuan dari pemerintah, untuk tahun ini, KPM yang berhak menerima adalah yang berada digaris kemiskinan ekstrem,” katanya.
Menurutnya, sebelum penentuan jumlah KPM, pihaknya bersama perangkat desa, ketua RT dan RW hingga tokoh masyarakat melakukan musyawarah desa (Musdes) khusus BLT. Sehingga, KPM tersebut adalah warga yang benar-benar sesuai kriteria. “Penyaluran tahun ini sudah kami berikan untuk 3 bulan,” katanya.
Ia menambahkan, selain itu, pada tahap ketiga pembangunan tahun ini, pihaknya akan melaksankan rehab rumha tidak layak huni (RTLH). (uno/fun/*)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
APBDES PEMERINTAH DESA KERTOSUKO TAHUN ANGGARAN 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------------
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa Rp. 5.000.000,00
Pendapatan Transfer Rp. 2.315.090.877,00
JUMLAH Rp. 2.320.090.877,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
BELANJA
Belanja Pegawai Rp. 370.559.520,00
Belanja Barang dan Jasa Rp. 768.304.309,35
Bidang Modal Rp. 888.920.050,00
Belanja Tidak Terduga Rp. 248.822.100,00
JUMLAH Rp. 2.276.605.979,35
------------------------------------------------------------------------------------------------------
SURPLUS/(DEFISIT) Rp. 43.484.897,65
------------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan Rp. 6.515.102,35
Silpa Tahun Sebelumnya Rp. 6.515.102,35
Pengeluararan pembiayaan Rp. 50.000.000,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMBIAYAAN NETTO (Rp. 43.484.897,65)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN Rp 0,00 Editor : Ronald Fernando