Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kembangkan Wisata, Desa Randutatah Siapkan Resto di Duta Green

Ronald Fernando • Senin, 20 Maret 2023 | 13:03 WIB
SEJUK: Duta Green menawarkan panorama pantai yang sejuk dan indah. Lokasinya berada di belakang kantor Desa Randutatah. (Foto: Istimewa)
SEJUK: Duta Green menawarkan panorama pantai yang sejuk dan indah. Lokasinya berada di belakang kantor Desa Randutatah. (Foto: Istimewa)
Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, memiliki potensi pemandangan pantai yang menyejukkan mata. Potensi ini terus dikembangkan. Awal tahun ini, BUMDes bersama Pokdarwis membuka destinasi wisata pantai baru. Namanya, Duta Green.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

POTENSI wisata pantai yang dikembangkan itu berada di belakang Kantor Desa Randutatah. Fasilitasnya akan terus ditambah. Tahun ini akan dilengkapi resto. Potensi ini digarap serius pemerintah desa melalui BUMDes Duta Bahari bekerja sama Pokdarwis Duta Bahari.

Photo
Photo
BERSIH: Seorang warga membawa anaknya berwisata di Duta Green, Desa Randutatah. Pantai ini cocok untuk dijadikan referensi liburan keluarga. (Foto: Istimewa)

Aksesnya menuju Duta Green sangat mudah. Sudah dilengkapi tempat parkir memadai. Mulai pintu masuk, keindahan pantai ini sudah tersaji. Pohon mangrove menghiasi kanan dan kiri jalan. Menuju Duta Green, pengunjung juga akan disuguhi jembatan apung di atas sungai untuk menikmati keelokan panorama Duta Green.

Selain menyejukkan mata, embusan angin dan lambaian pohon cemara laut akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Di sana, BUMDes juga menyiapkan tiga gazebo dan empat amben bambu sebagai tempat beristirahat sembari menikmati pemandangan pantai.

Kepala Desa Randutatah Suham melalui Sekretaris BUMDes Duta Bahari Ali Mudhafir mengatakan, Duta Green dibuka sejak 1 Januari 2023. Kini mulai banyak dikenal warga. Pengunjung semakin banyak. Khususnya pada Sabtu dan Minggu. “Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung antara 80 hingga 100 orang. Pada hari biasa, sekitar 15 pengunjung,” katanya.

Untuk menikmati pemandangan di Duta Green, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan Rp 5 ribu. Pengunjung juga akan mendapatkan sebotol air mineral. “Selain untuk membayar petugas yang menjaga, hasil dari karcis kendaraan juga untuk pengembangan pantai. Yang bertugas di pantai ada 6 orang,” katanya.

Sebagai bentuk pegembangan, kata Ali Mudhafir, tahun ini akan dilengkapi dengan resto. Rencananya, akan direalisasikan pada tahap dua pencairan dana desa. “Selain melayani makanan dan minuman, resto juga akan menjual produk warga. Di antaranya, dawet mangrove dan aneka kue kering dari mangrove. Serta, aneka camilan dari mangrove. Seperti ladrang dan keripik,” jelasnya.

“Pengembangan wisata Duta Green tidak terlepas dari keinginan kami yang ingin mengelola wisata pantai. Karena ini juga untuk mendatangkan pendapatan asli desa. Serta, untuk memberikan manfaat bagi warga desa di sini,” imbuhnya. (uno/rud)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Istiqamah Gelar Donor Darah

SEJAK kepemimpinan Suham sebagai kepala Desa Randutatah, sejumlah kegiatan terus dihidupkan. Salah satunya aksi donor darah.

Photo
Photo
BERBAGI: Sejumlah warga Desa Randutatah, mendermakan darahnya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tiga bulan sekali di Balai Desa Randutatah. (Foto: Istimewa)

Sejak Agustus 2022, kegiatan ini rutin digelar setiap tiga bulan. Warga pun antusias. Bahkan, kegiatan donor darah ini selalu ditunggu-tunggu warga.

Kegiatan ini digelar oleh Remaja Masjid (Remas) Baitur Rohman bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo. Setiap tiga bulan digelar di Kantor Desa Randutatah. Dalam setiap pelaksanaannya ada belasan kantong darah yang berhasil dikumpulkan.

“Karena dari banyaknya donor, ada yang tidak lolos ketika diperiksa kesehatannya. Misalnya, tekanan darahnya,” ujar Ketua Remas Masjid Baitur Rohman Salman Alfarizi.

Bulan ini kembali akan digelar donor darah. Rencananya pada 21 Maret. “Ini adalah salah satu sedekah. Sedekah darah. Melalui kegiatan ini, kami juga mengedukasi warga akan pentingnya berbagi. Seperti donor darah ini," katanya. 

Selain kegiatan derma darah, kegiatan keagamaan di Desa Randutatah juga terus aktif. Salah satunya kegiatan Salawat Nariyah yang digelar dua kali dalam seminggu. Setiap Minggu malam Senin. Melalui kegiatan ini warga diajak mencintai salawat. Serta, meningkatkan keiamanan dan ketakwaan. "Ini sudah lama berjalan dan terus kami hidupkan," katanya. 

Pemerintah Desa Randutatah juga terus menghidupkan tradisi petik laut. Salah satu kegiatannya larung sesaji. “Di masa kepemimpinan Kades Suham, petik laut dihidupkan kembali. Sebelumnya sempat vakum sekitar 10 tahun lebih. Tahun ini petik laut akan dilaksanakan bulan Agustus,” ujarnya. (uno/rud) 

------------------------------------------------------------------------------------------------------

APBDES PEMERINTAH DESA RANDUTATAH TAHUN ANGGARAN 2023

------------------------------------------------------------------------------------------------------

PENDAPATAN

Pendapatan asli desa Rp 17.520.000,00 

Pendapatan transfer Rp 1.201.557.361,00

Jumlah Rp. 1.219.077.361,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

BELANJA

Bidang penyelenggaraan pemerintah desa Rp 354.133.621,00

Bidang pembangunan desa Rp 434.505.000,00

Bidang pembinaan kemasyarakatan desa Rp 46.310.000,00 

Bidang pemberdayaan masyarakat desa Rp 294.128.740,00

Penanggulangan bencana darurat dan mendesak Rp 90.000.000,00

Jumlah Rp 1.219.077.361,00

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Surplus/Defisit 0

------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando
#kecamatan paiton #transparansi desa #desa randutatah