------------------------------------------------------------------------------------------------
PEMUDA Desa Gerongan yang tergabung dalam karang taruna, mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Gerongan, Kecamatan Maron. Tahun ini mereka akan diberdayakan untuk mengelola usaha bebek potong. Pemerintah desa telah menyiapkan kandang di Dusun Curah Lele.
Kandang dengan lebar sekitar 10 meter dan panjang 20 meter itu telah dibangun. Sejumlah sarana dan prasarana pendukungnya juga telah disiapkan. Di depan kandang itu, juga disiapkan bangunan sebagai tempat istirahat bagi pengelola.
Kepala Desa Gerongan Nanang Fajariyanto melalui Kasi Pembangunan Sidri mengatakan, pendirian usaha bebek potong tidak terlepas dari keinginan pemerintah desa untuk memanfaatkan potensi, sekaligus memberdayakan karang taruna. Agar memiliki kegiatan positif yang menghasilkan rupiah.
“Agar para pemuda yang tergabung dalam karang taruna memiliki kesibukan yang positif. Mereka juga bisa belajar berwirausaha. Karena itu, tahun ini Pemdes Gerongan menyiapkan usaha bagi mereka berupa peternakan bebek potong. Harapannya, bisa terus mereka kembangkan, sehingga ke depan memiliki wawasan luas tentang wirausaha,” katanya.
Sebagai tahap awal, kandang tersebut tahun ini akan diisi 2.000 ekor bibit bebek potong. Dari ribuan bibit itu, nantinya bisa dikembangkan. Sehingga, usaha tersebut terus berkembang dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.
“Usaha peternakan bebek potong ini memiliki potensi besar. Saat ini, per kilogram ketika sudah panen sekitar Rp 25 ribu. Biasanya bebek akan memasuki masa panen ketika berumur 35 hingga 40 hari. Harapan kami dengan adanya usaha ini, juga bisa membentengi pemuda dari kegiatan negatif. Kami beri mereka usaha,” katanya. (uno/rud)
Perbaiki Jalan, Gelontor Bantuan
SEJUMLAH jalan rusak di Desa Gerongan, Kecamatan Maron, tahun ini akan diperbaiki. Pembangunannya akan dilaksanakan pada tahap dua pencairan dana desa tahun ini. Ada dua jalan yang akan dibangun. Jalan di Dusun Sukun dan Dusun Curah lele.
Arus lalu lintas di jalan ini juga tergolong padat. Sebab, dua titik jalan ini merupakan akses penyambung menuju jalan kabupaten. Kini kondisinya rusak. Aspalnya mengelupas termakan usia.
Kepala Desa Gerongan Nanang Fajariyanto melalui Kasi Pembangunan Sidri mengatakan, dua jalan ini akan diaspal. Total, dua titik jalan itu panjangnya mencapai sekitar 1 kilometer.
“Jalan ini kami aspal untuk kenyamanan dan keamanan akses sehari-hari warga. Saat ini rusak. Sangat mengganggu. Selain aman dan nyaman, kami harap dengan jalan yang baik, bisa meningkatkan perekonomian desa ini,” katanya.
Pemerintah desa juga akan melanjutkan program pemberian bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD). Sesuai ketentuan, anggaran yang disiapkan 10 persen dari dana desa.
“Sesuai aturan, besaran BLT-DD tahun ini minimal 10 persen dan maksimal 25 persen. Kami (Desa Gerongan) siapkan 10 persen atau sekitar 24 KPM (keluarga penerima manfaat). Mereka yang benar-benar berada pada garis kemiskinan ekstrem. Bantuannya diberikan setiap bulan Rp 300 ribu selama setahun,” jelasnya. (uno/rud)
------------------------------------------------------------------------------------------------
APBDES PEMERINTAH DESA GERONGAN TAHUN ANGGARAN 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------
- Pendapatan
Pendapatan transfer Rp 1.329.857.752,00
Jumlah Rp 1.329.857.752,00
------------------------------------------------------------------------------------------------
- Belanja
Belanja pegawai Rp 413.026.320,00
Belanja barang dan jasa Rp 351.093.682,00
Belanja modal Rp 355.519.000,00
Belanja tidak terduga Rp 210.218.750,00
Jumlah Rp 1.329.857.752,00
------------------------------------------------------------------------------------------------
Surplus/(defisit) Rp 0,00
------------------------------------------------------------------------------------------------
Sisa lebih pembiayaan anggaran Rp 0,00
------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando