------------------------------------------------------------------------------------------------------
PROGRAM pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Desa Satreyan, salah satunya melalui bidang peternakan. Ada dua jenis yang telah dikembangkan. Peternakan kambing dan bebek.
“Dua jenis ternak itu menjadi pilihan karena memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Proses perawatan tidak begitu sulit. Tergantung bagaimana kita mengatur,” ujar Kepala Desa Satreyan Imam Muzamil.
Ada sekitar 40 ekor kambing dan 1.000 ekor lebih bebek yang kini dibudi daya pemerintah desa. Dalam kegiatan ini, pemerintah desa melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) yang kesehariannya memang memiliki pengalaman tentang budi daya kambing dan bebek. “Ada empat pokmas yang mengelola,” katanya.
Dalam pokmas itu, sedikitnya ada 35 warga yang terlibat dalam pengelolaan ternak. Mulai dari pemberian pakan sampai perawatan kesehatan dan kandangnya. “Dengan program ini, puluhan warga dapat pemberdayaan. Dengan harapan mereka dapat meningkatkan perekonomiannya,” jelasnya.
Pemberdayaan melalui peternakan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan. Program yang sama tahun ini juga dicanangkan pemerintah desa.
“Kami juga berencana mengembangkannya di bidang penetasan bebek. Kandang sudah kami siapkan. Kami harap pengembangan ini dapat terus dilakukan, sehingga berdampak terhadap jumlah warga yang mendapatkan pemberdayaan,” harapnya.
Selain dari peternakan, pemerintah desa juga terus berusaha memompa pendapatan asli desa (PADes) dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Mulia. Kini, ada dua unit usaha yang dikelola. Salah satunya toko alat tulis kantor (ATK).
“Tahun ini, kami canangkan menambah unit usaha. Salah satunya di bidang jasa cuci motor dan mobil. Ada usulan juga bergerak di penyedia gas elpiji. Yang jelas, kami terus berupaya melakukan pengembangan untuk dapat menggali potensi PADes,” katanya. (mu/rud)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Infrastruktur Tetap Prioritas
PEMBANGUNAN infrastruktur menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Desa Satreyan. Namun, bidang kesehatan juga tak luput dari perhatian.
Tahun ini, ada sejumlah infrastruktur yang telah dan akan dibangun. Salah satunya perbaikan jalan di Dusun Krajan dan Dusun Bandung.
“Lantaran cukup parah jalannya, kami bangun. Sehingga, program jalan ini memang benar sesuai kebutuhan warga,” ujar Kepala Desa Satreyan Imam Muzamil.
Jalan ini merupakan jalan utama menuju sejumlah fasilitas umum. Seperti menuju tempat peribadatan, pendidikan, dan fasilitas kesehatan. “Sangat penting. Bila jalan ini rusak, akan mempersulit aktivitas masyarakat. Jalan ini merupakan jalan satu-satunya bagi warga RT 4, 12, dan 13,” jelasnya.
Berikutnya ada pavingisasi jalan di Dusun Krajan dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Krajan. Semuanya dilakukan demi meningkatkan perekonomian warga. “Dengan jalan yang nyaman, warga luar desa tidak enggan untuk ke sini,” katanya.
Warga yang kurang mampu, juga masih terus diperhatikan. Mereka diberi bantuan uang tunai melalui program bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD). “Penerima BLT DD tahun ini sebanyak 52 KPM (keluarga penerima manfaat),” ujarnya. (mu/rud)
------------------------------------------------------------------------------------------------------
APBDES PEMERINTAH DESA SATREYAN TAHUN ANGGARAN 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pendapatan
Pendapatan Transfer Rp 2.368.977.534
Jumlah Rp 2.368.977.534
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Belanja
Belanja pegawai Rp 466.193.520
Belanja barang dan jasa Rp 333.998.154
Belanja modal Rp 1.104.101.360
Belanja tidak terduga Rp 464.684.500
Jumlah Rp 2.368.977.534
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Surplus/Defisit Rp 00,0
------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando