------------------------------------------------------------------------------------------------------
KONDISI alam yang asri dengan gemercik air yang turun dari dam, membuat Dam Wolu, banyak dikunjungi wisatawan. Untuk lebih banyak menggaet wisatawan, Pemerintah Desa Brabe, berencana menyediakan fasilitas penunjang. Berupa cafe. Rencananya akan didirikan di pintu masuk Dam Wolu.
“Kami sudah urus perizinannya ke PSDA Provinsi. Alhamdulillah mendapat respons baik. Tinggal pelaksaan pembangunan cafenya saja,” ujar Kepala Desa Brabe, Sunardi.
Cafe ini rencananya dibangun secara semi permanen. Menggunakan struktur bangun berbahan dasar kayu. Sunardi mengatakan, bahan kayu akan memberi kesan asri.
“Kami sudah siapkan kayu-kayunya. Tinggal eksekusi. Dalam waktu dekat akan direalisaskiakan. Ini pengembangan dari BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang sebelumnya juga ada unit usaha simpan pinjam dan token listrik,” jelasnya.
Di lahan seluas sekitar satu hektare ini, Sunardi mengatakan, tidak hanga akan membangun kafe. Namun, juga penginapan dengan bangunan full kayu. Areal ini akan dilengkapi dengan tempat bermain anak.
“Setelah cafe selesai, kami juga akan menambahkan sejumlah fasilitas penunjang lain. Seperti penginapan. Di sana dan nuansa alam. Di Dam Lapan ini cukup eksotis. Kami yakin akan menggaet lebih banyak pengujung,” ujarnya optimistis.
Dam Lapan memang sarat pemandangan indah. Tak salah bila BUMDes Sinar Jaya, Desa Brabe, memaksimalkannya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Tujuannya memang untuk PADes dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan lainnya untuk melestarikan dan menjaga sisa peradaban zaman dulu. Dam Lapan penuh sejarah dan arti bagi masyarakat. Terutama di bidang pertanian,” jelasnya.
Selain Cafe, BUMDes Sinar Jaya, juga menambah unit usaha di bidang peternakan. Unit usaha ini sudah siap beroperasi. “Bergerak di peternakan bebek potong. Kandangnya sudah siap. Minggu ini kami akan masukan bebeknya. Insyallah ada 1.300 bebek potong yang akan dibudidayakan,” ujarnya.
Pengembangan BUMDes ini, kata Sunardi, akan berdampak positif. Terutama adanya peluang kerja bagi pemuda desa. Mereka tidak perlu jauh-jauh untuk mencari penghasilan.
“Harapannya pengembangan ini sebagai pemantik, agar generasi muda dapat memanfaatkan potensi yang ada di desa. Tidak perlu kerja ke luar daerah, jauh dari keluarga,” katanya. (mu/rud)
Bangun Infrastruktur-Penuhi Kebutuhan Warga
PEMERINTAH Desa Brabe, terus berusaha mengenbangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, kebutuhan infrastruktur dasar juga tetap diperhatikan.
Ada sejumlah infrastruktur yang akan dan telah dibangun. Salah satunya pengaspalan dan rabat beton jalan. Salah satunya, rabat beton jalan sepanjang 200 meter di Dusun Kemuning. Serta, pengaspalan jalan dan rabat beton Dusun Klagin.
“Semua infrastruktur jalan ini akses menuju sejumlah fasilitas umum. Seperti, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian,” ujar Kepala Desa Brabe, Sunardi.
Pemerintah desa juga mengalokasikan anggaran untuk batuan kepada warga. Berupa Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD). Tercatat, ada 60 keluarga yang mendapatkannya.
“Diberi uang Rp 300 ribu per bulan. Guna untuk meningkatkan perekonomian warga. Kami harap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin bagi warga penerima,” katanya.(mu/rud)
APBDES PEMERINTAH DESA BRABE TAHUN ANGGARAN 2023
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dana desa Rp.1.209.689.000
Bagi hasil/pajak Rp 37.076.000
Total ADD Rp 608.086.790
PAD Rp 2.000.000
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bidang pemerintahan Rp 726.492.740,00
Bidang pembangunan Rp 465.449.000,00
Bidang pemberdayaan masyarakat Rp 345.487.800,00
Bidang penanggulangan bencana Rp 317.422.250,00
------------------------------------------------------------------------------------------------------ Editor : Ronald Fernando