Ugas dilantik sore kemarin di pendapa Kabupaten Probolinggo di Jalan A Yani, Kota Probolinggo. Acara yang berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 18.00 dihadiri perwakilan BKD Provinsi Jawa Timur, kepala OPD, camat serta Forkopimda.
Usai penandatanganan surat keputusan Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko bernomor 821.29/86/426.202/2023, maka secara resmi pertanggal 3 Februari 2023 Ugas akan menempati posisi yang baru sebagai sekda. Dia menanggalkan jabatan lamanya yakni kepala badan kesatuan bangsa dan politik (Bakesbangpol), yang sementara ini praktis terjadi kekosongan.
Setelah melantik Ugas, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko menegaskan, Ugas yang telah menempati pimpinan tinggi pratama tersebut harus segera menyesuaikan diri. Sebab masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Mulai dari angka kemiskinan, persoalan stunting, termasuk pembangunan infrastruktur. Tak kalah penting, harus ikut melakukan inovasi agar percepatan pembanguan dapat seegra terlaksanan.
“Segera lakukan penyesuaian, sebab banyak PR yang harus segera diselesaikan. Inovasi serta motiviasi untuk percepatan kinerja itu sangat penting. Jadi, tidak hanya harus segera bekerja. Namun percepatan percepatan percepatan melalui inovasi itu sangat penting,” terang Timbul.
Timbul berharap agar sekda baru juga mempelajari organisasi perangka daerah (OPD) yang ada. Sehingga kekosongan OPD segera teratasi. “Kekosongan OPD juag harus segera diisi. Termasuk mengkoordinasi teman teman OPD untuk bekerja dengan baik,” tandasnya.
Untuk menjawab hal itu, Ugas akan segera mempelajari untuk melakukan penyesuaian. Sehingga PR PR dapat dituntskan dengan baik. Termasuk untuk segera mengisi kekosongan di OPD-OPD.
“Paling tidak untuk angka kemiskinan, kita harus lepas dari urutan lima dari bawah. Termasuk masalah stunting. Saya akan pelajari masalah kosonganya jabatan di beberapa OPD. Jangan sampai kepala OPD ditempati oleh orang orang yang bukan di bidangnya. Sehingga kinerjanya kurang maksimal. Jika tidaka salah ada 3-5 OPD yang masih kosong,” terangnya usai dilantik.
Ugas juga sudah menyiapkan slogan saat memimpin birokrasi. Jargon itu adalah Yakni Bus Patas. Apa itu ? “Slogan Bus Patas ini kepanjangan dari bersama untuk sinergi. Patasnya yakni loyalitas, kualitas, efektifitas dan tuntas. Artinya saya butuh orang orang yang loyal dan berkualitas, serta efektif dalam bekerja. Harapannya OPD-OPD ini pekerjaannya bisa selesai dengan baik dan tuntas,” katanya.
“Bismillah, kalau tahun ini tidak terisi, tahun depan kami akan kewalahan. Tapi, saya butuh kinerja semua yang terkait. Saya bukan Superman. Tapi saya Supertim," tegas Ugas.
Terpilihnya Ugas Irwanto sebagai sekda, sudah melalui serangkaian tahapan. Prosesnya diikuti melalui seleksi terbuka. Di tahap akhir KASN hasil rekomendasi Ugas Irwanto. Menindaklanjuti hasil rekomendasi KASN memutuskan nama Ugas menjadi sekda. Dia mengalahkan pejabat yang masuk dua besar. Adapun pejabat yang masuk tiga besar, selain Ugas ada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Edy Suryanto dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Heri Sulistyanto. (rpd/fun) Editor : Ronald Fernando