Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mobil Ketua LSM di Kotaanyar Diduga Dibakar

Jawanto Arifin • Rabu, 19 Oktober 2022 | 06:27 WIB
DISELIDIKI POLISI: Mobil milik Syaiful Bahri yang terbakar. Diduga kuat mobil sengaja dibakar oleh orang tak dikenal. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
DISELIDIKI POLISI: Mobil milik Syaiful Bahri yang terbakar. Diduga kuat mobil sengaja dibakar oleh orang tak dikenal. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
KOTAANYAR, Radar Bromo - Betapa kagetnya Syaiful Bahri, 35. Mobil milik pria asal Dusun Panggung, Desa Kedung Rejoso, Kecamatan Kotaanyar, terbakar saat diparkir di garasi rumah, Selasa (18/10) dini hari. Korban yang juga ketua LSM Laskar Advokasi Siliwangi ini mengetahui kejadian setelah mendengar suara ledakan mobil.

Insiden kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.00. Sebelum insiden terjadi, Senin (17/10) malam mobil tersebut masih digunakan korban. Selesai digunakan, mobil kemudian diparkir di garasi yang terletak di sisi barat rumahnya. Merasa aman, kemudian ia masuk ke dalam rumah dengan posisi mobil terkunci dan mengaktifkan handrem.

Photo
Photo
CARI BUKTI: Petugas kepolisian mencari barang bukti. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Sekitar pukul 00.00 korban masih terbangun. Bersantai di dalam rumah. Memainkan HP miliknya. Tak terasa ia pun ketiduran. Tak lama kemudian dirinya terbangun karena kaget mendengar bunyi ledakan yang berasal dari garasi rumah. Tak disangka mobil Daihatsu Sigra warna hitam bernomor polisi N 1884 QL miliknya sudah terbakar.

"Sekitar pukul 01.00 saya tertidur. Satu jam kemudian barulah saya terbangun karena ledakan. Saya pun keluar rumah," kata Syaiful Bahri saat ditemui di lokasi kejadian.

Saat kejadian di dalam rumah terdapat enam orang penghuni. Di antaranya Syaiful Bahri, istri, ibu, dan ketiga anaknya. Namun saat ledakan terjadi, hanya Syaiful Bahri yang mendengarnya.



Ketika mobil meledak, suara tersebut juga didengar oleh tetangga rumah. Sebab di lingkungan dekat TKP, dihuni oleh sekitar 15 kepala keluarga. Korban keluar rumah dan berteriak jika telah terjadi kebakaran. Warga yang sebelumnya tidak mengetahui kemudian turut berdatangan dan berupaya memadamkan api.

"Mobil meledak, api berkobar. Sudah ada beberapa warga yang keluar. Karena api membesar saya berteriak," ucapnya.

Belasan orang pun datang ke lokasi berupaya memadamkan api secara manual. Tak disangka api dari mobil yang diparkir di garasi tersebut semakin membesar. Khawatir merembet ke rumah yang hanya berjarak satu meter tersebut, warga memecah kaca pintu mobil bagian depan. Pasalnya mobil terkunci dengan handrem aktif.

Kaca mobil berhasil dibuka kemudian handrem segera dibuka. Warga kemudian bergotong royong mendorong mobil maju 5 meter dari posisi awal menuju halaman rumah yang lapang.

"Karena handrem aktif, mobil tidak bisa didorong. Terpaksa harus memecah kaca mobil. Agar api tidak merembet ke rumah dan terjadi ledakan susulan," bebernya.

Rofiqi, 35, warga setempat yang turut ikut memadamkan api mengatakan jika warga saat itu panik melihat api yang sudah cukup besar. Warga yang melihat kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman secara manual. Baik dengan menggunakan air yang dihubungkan dengan selang, timba, dan alat pemadam api ringan (APAR).



"Saya tahu kebakaran setelah mendengar teriakan. Keluar rumah dan ikut memadamkan api. Butuh waktu 45 menit untuk memadamkan api," ucapnya. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin
#mobil dibakar #polres probolinggo #ketua lsm