Lebih dari 200 industri dan dunia kerja (Iduka) telah menjalin kerja sama dengan SMKN 2 Kraksaan. Kerja sama, di antaranya berupa perekrutan tenaga kerja, pemagangan siswa, pemagangan guru, hingga kegiatan guru tamu.
Salah satu hasilnya, dari kerja sama itu, tahun ini ada 213 lulusan SMKN 2 Kraksaan yang berhasil direkrut kerja. Dari jumlah tersebut, 76 di antaranya adalah siswa yang lulus pada tahun ajaran 2021-2022 ini. Sisanya merupakan alumni.
Selain banyak diterima kerja, pada tahun ini, sebanyak 61 lulusan SMKN 2 Kraksaan berhasil diterima kuliah di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) ternama.
Di antaranya, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Brawijaya Malang hingga Politeknik Negeri Malang dan Politeknik Negeri Jember.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Alhamdulillah pada tahun ini jumlah lulusan kami yang diterima di perguruan tinggi naik 100 persen, atau sebanyak 61 siswa,” ujar Sigit Prasetyo, ST, Waka Humas SMKN 2 Kraksaan.
Sigit mengatakan, kerja sama SMKN 2 Kraksaan dengan pihak Iduka juga terus ditingkatkan. Terbaru, SMKN yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 5 Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, ini menjalin kerja sama dengan PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
“Saat ini ada 10 siswa SMKN 2 Kraksaan yang mengikuti program magang di perusahaan tersebut. Mereka magang di Jakarta, selama 3 bulan. Sebagai tindak lanjut, nantinya mereka akan diseleksi untuk mengikuti program magang di Jepang,” katanya.
Usung Semangat Baru
Menyambut tahun ajaran baru 2022-2023 SMKN 2 Kraksaan, mengusung semangat baru. Dengan tujuan, agar SMKN 2 Kraksaan, lebih maju dan unggul. Ada tiga prioritas yang akan dikembangkan dalam semangat baru ini. Yakni, Sekolah Adiwiyata, Sekolah Adiusaha, dan Sekolah Adiwisata.
Kepala SMKN 2 Kraksaan Sumariadi, S.Pd., M.M., mengatakan, sekolah Adiwiyata menitikberatkan pada pengelolaan sekolah yang bersifat terpadu. Baik pengelolaan lingkungan maupun penataan dan pengelolaan pada masing-masing kompetensi keahlian dan kelembagaan.
“Sekolah adiusaha adalah untuk mengembangkan semua aset di sekolah ini untuk menjadi bisnis center. Kami juga sedang proses membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BLUD) untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki SMKN 2 Kraksaan,” katanya.
Sekolah Adiwisata, bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman bagi semua warga SMKN 2 Kraksaan. Nantinya, lingkungan sekolah akan dibuat seindah mungkin, sehingga siswa semakin betah berada di sekolah. “Imbasnya siswa akan lebih semangat dalam belajar,” katanya.
SMKN 2 Kraksaan kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ada 18 rombongan belajar (rombel) yang disiapkan. Masing-masing rombel kuotanya 36 siswa atau total sebanyak 648 siswa. Jadwal pengambilan Pin PPDB dimulai pada tanggal 2-18 Juni. Bagi yang kesulitan bisa datang langsung ke SMKN 2 Kraksaan. (uno/*) Editor : Jawanto Arifin