Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaikan Jalan Longsor di Andungsari Tiris Tunggu Tahun Depan

Ronald Fernando • Rabu, 11 Mei 2022 | 17:44 WIB
TERGERUS: Jalan di Dusun Paleran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, tergerus longsor.
TERGERUS: Jalan di Dusun Paleran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, tergerus longsor.
TIRIS, Radar Bromo- Longsornya jalan di Dusun Paleran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, belum bisa segera ditangani. Perbaikannya dipastikan tidak bisa dilakukan tahun ini karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputro mengaku masih melakukan asesmen ruas jalan yang ambrol karena longsor. Informasi yang diperoleh akan dijadikan bahan pertimbangan perbaikannya secara permanen. “Penanganan secara permanen akan dilakukan tahun depan,” ujarnya.

Tahun ini, kata Hengki, anggaran yang dimiliki Dinas PUPR terbatas. Karena itu, perbaikan tidak serta merta bisa dilakukan. Perlu pertimbangan matang. Di sisi lain, banyak kegiatan yang sudah direncanakan tahun ini dan harus direalisasikan. “Untuk penanganan sementara kami sudah berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Sugeng Suprisayoga mengatakan, sebelumnya sudah memberikan garis kuning untuk menandai areal rawan longsor. Namun, tanda ini dirasa kurang, sehingga pihaknya juga sudah memberikan rambu-rambu di sekitar jalan.

“Kami tambahkan rambu agar warga bisa lebih berhati-hati. Selebihnya, sudah ada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang membidangi," ujarnya.

Diketahui, Sabtu (7/5), jalan yang menjadi jalur utama penghubung Desa Andungsari dengan Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, longsor. Awalnya, jalan ini lebarnya sekitar tiga meter. Setelah longsor, semakin sempit. Tidak bisa lintasi kendaraan roda empat, karena rawan terjadi longsor susulan. Ruas jalan yang ambol memiliki panjang 10 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 12 meter. (ar/rud) Editor : Ronald Fernando
#bencana probolinggo #jalan longsor probolinggo