Naiknya target ini disikapi serius oleh Dinas Perikanan. Sebab, tahun kemarin terkendala. Anomali cuaca membuat hasil tangkapan ikan nelayan belum maksimal.
“Realisasi perikanan tangkap tahun lalu belum sampai 100 persen. Dari target 28.889 ton, tercapai 28.400 ton,” ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono.
Meski demikian, tidak memengaruhi rencana kenaikan target yang sebelumnya sudah diputuskan Dinas Perikanan. Serta, telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Target akan bertambah 7 persen dari realisasi capaian target.
“Tahun ini target perikanan tangkap naik menjadi 30.396 ton. Perlu kerja ekstra agar hasi tangkapan nelayan lebih maksimal,” katanya.
Ipung -sapaan akrab Hari Pur Sulistiono,- mengaku akan berusaha mencapai target. Caranya dengan pembinaan pemberdayaan nelayan. Tujuannya, meningkatkan kemampuan nelayan dalam memperoleh hasil tangkapan yang melimpah.
Terkait bantuan sarana alat tangkap nelayan, Ipung menegaskan, bantuan itu tetap akan diusulkan. Karena, alat tersebut juga akan meningkatkan kuantitas hasil tangkap ikan.
“Bantuan sarana dan prasarana berdasarkan usulan masyarakat. Tentunya kami usulkan. Nanti Pemerintah Provinsi yang akan menentukan diberikan atau tidak,” jelasnya. (ar/rud) Editor : Jawanto Arifin