Keresahan itu sudah terjadi sekitar 4 bulan yang lalu. Menurut warga, hingga saat ini ini belum ada penanganan dari pihak PLN setempat.
Keresahan itu salah satunya muncul dari Ulil Amri, salah satu warga desa setempat. Ia menuturkan, adanya kabel JTM yang mengeluarkan bunyi tersebut membuat waswas, utamanya pengendara maupun pejalan kaki yang melintasi sekitar lokasi JTM. Diketahui lokasi tersebut berada tepat di pertigaan depan kantor Desa Kertosono.
"Warga yang melintas resah saat melintasi jalan depan kantor desa. Sebab, bunyi kabel JTM yang berada tepat di tiang listrik sangat meresahkan. Sehingga ditakutkan ada korsleting listrik yang parah dan menyebabkan ledakan," ujarnya, Minggu (2/5).
Dia menyebutkan, saat malam hari percikkan aliran listrik cukup jelas terlihat. "Kalau malam terlihat percikannya, ya warnanya seperti api itu. Memang sih tidak sampai terbakar, tapi meresahkan takut terjadi ledakan," ujarnya.
Dengan adanya kabel tersebut, masyarakat setempat berharap kepada PLN agar ada penanganan. Hal tersebut mengantisipasi terjadinya korban ataupun kerusakan lainnya seperti padam. "Semoga cepat diperbaiki, sebab itu membahayakan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Kraksaan Hendy Pranata saat dikonfirmasi mengatakan, akan segera melakukan pengecekan. “Penyebabnya bisa karena akibat panas, bisa juga petir. Kami akan memastikan besok (hari ini, Red)," ujar Hendy Pranata. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin