Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, dibukanya beberapa jalan di tempat umum itu tidak hanya terjadi di ruas jajan sebelah timur dan barat Alun-alun Kraksaan saja. Namun tempat umum lainnya seperti Taman Sumberlele.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) setempat Heri Sulistyanto mengatakan, pembukaan itu sudah di lakukan beberapa hari yang lalu. Ia menjelaskan, pembukaan itu dilakukan setelah mendapat izin dari Bupati Probolinggo.
“Atas adanya aspirasi masyarakat yang menginkan untuk di buka, kami laporkan kepada Bupati. Untuk kemudian memintya izin pembukaan, dan ternyata diizinkan,” ujarnya.
Heri menjelaskan, pembukaan jalan tersebut bertujuan untuk kembali memberikan peluang peningkatan pendapatan bagi para PKL yang berada di sebelah barat alun-alun. Mengingat, selama pandemi jalan utama untuk mendatangi PKL telah lama ditutup.
“Pembukaan tersebut dalam rangka untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Terutama pada PKL yang berada di barat alun-alun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembukaan itu juga tidak serta merta dilakukan. Pihaknya tetap melakukan pengawasan. Bahkan tiap harinya ada sedikitnya enam pertugas yang disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas.
Untuk Alun-alun Kraksaan, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Asyari mengatakan, belum dibuka pihaknya. “Kami belum mendapat petunjuk dari bupati. Rencananya memang akan dibuka pekan-pekan ini, berbarengan dengan pembukaan destinasi wisata oleh bupati,” ujarnya. (mg1/fun) Editor : Jawanto Arifin