Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hutan Kota di Kelurahan Kebonagung-Kraksaan Minim Pengunjung

Jawanto Arifin • Rabu, 19 Februari 2020 | 20:30 WIB
Photo
Photo
KRAKSAAN, Radar Bromo - Hutan Kota di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, masih minim pengunjung. Saat hari-hari biasa, pengunjung hutan kota yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten setempat itu, masih puluhan orang. Ini, disebabkan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hutan kota tersebut.

Ini diakui oleh petugas yang berjaga di hutan kota, Hamid. Rata-rata pengujung hutan kota, kata Hamid, didominasi oleh lembaga pendidikan. Selain itu, tiap harinya Hamid mencatat pengunjung yang datang tidak lebih dari 40 orang. Menurutnya, itu disebabkan banyak warga Probolinggo yang belum mengetahui.

“Semua pengunjung harus mengisi buku tamu yang disediakan. Rata-rata pengunjungnya banyak dari lembaga pendidikan, anggota Pramuka, dan warga sekitar saja. Saat hari-hari biasa memang sepi. Namun, berbeda dengan hari libur seperti tahun baru, bisa sampai seratus orang,” ujarnya saat ditemui Senin (17/2).

Di sisi lain, Luluk Darmawati, 25, salah satu pengunjung hutan kota mengatakan, dia baru mengetahui Kabupaten Probolinggo memiliki hutan kota dan dibuka untuk umum. Sehingga, dia mengaku baru pertama kali memasuki kawasan milik DLH tersebut.

“Kalau tidak diajak teman, saya tidak mungkin tahu. Sebab, hutan kota ini memang tidak banyak yang tahu,” ujarnya saat ditemui di hutan kota.

Hutan kota yang berletak di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, itu memang dibuka untuk umum. Saat ini di hutan kota banyak ditumbuhi pepohonan dan tanaman buah. Mulai dari mahoni, glodok payung, glodok tiyang, nangka, jambu air.

Di tahun 2018 lalu, DLH menambah pohon dan tanaman. Di antaranya bibit klengkeng, pohon kayu manis, avokad, jambu darsono, genitu, rambutan, dan sukun. Selain itu, aneka wahana yang ada seperti flying fox dan jaring laba-laba juga ada. Hal itu bertujuan untuk menarik pengunjung untuk datang. (mg1/fun) Editor : Jawanto Arifin
#dlh kabupaten probolinggo #hutan kota kraksaan #ruang terbuka hijau