Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kejar Copet, Ibu asal Sumberkembar Pakuniran Terjatuh lalu Semaput

Jawanto Arifin • Kamis, 18 Juli 2019 | 14:00 WIB
Photo
Photo
PAKUNIRAN - Rencana Mutmainnah, 33, berbelanja di Pasar Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, kandas. Malah dia harus menjalani perawatan medis di puskesmas. Korban harus menjalani perawatan medis setelah menjadi korban jambret di depan Pasar Pakuniran.

Rabu (17/7), pencopetan itu terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu korban hendak berbelanja ke Pasar Pakuniran. Dari rumahnya di Desa Sumberkembar, Kecamatan Pakuniran, korban seorang diri mengendarai sepeda motor Honda Beat. Tanpa curiga, korban menaruh dompet dan handphone-nya di dasbor motornya.

Sesampai di depan pasar di Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, mendadak dari belakang muncul seorang pria tidak dikenal. Tanpa basa-basi, pria pengemudi sepeda motor Honda Vario putih itu mengambil dompet dan handphone korban. “Pelaku mengambil dompet korban di dasbor motor sebelah kanan dan langsung kabur,” ujar Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko.

Begitu mendapatkan barang korban, pelaku langsung kabur ke selatan. Mendapati itu, korban mengejarnya. Korban melihat pelaku yang belok kiri di pertigaan Desa Bucor Kulon. Di sanalah korban yang berusaha terus mengejar, terjatuh. “Korban terjatuh dan sempat tak sadarkan diri. Karena hal itu, korban mengalami luka lecet pada wajah, tangan, dan lutut,” ujarnya.

Habi mengaku, mendapatkan laporan adanya kejahatan itu, pihaknya juga berusaha turut mengejar pelaku. Namun, pihaknya tidak bisa menemukannya. “Pelaku sudah jauh dan kami kehilangan jejak,” ujarnya.

Namun, Habi mengaku, pihaknya tidak akan tinggal diam. Guna menciptakan suasana kondusif di wilayah hukumnya, pihaknya akan terus mencari pelaku. Kini, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi. “Masih kami selidiki. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan akan terus melakukan pengejaran,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu. Itu, terdiri atas uang tunai dan handphone yang hilang digondol jambret. (sid/rud) Editor : Jawanto Arifin
#kejahatan jalanan #Polsek Kuripan #copet #jambret