"Ini sudah kedua kalinya. Beberapa tahun lalu juga pernah di bobol maling toko saya ini,” ujar Abdullah. Terakhir adalah kejadian Selasa lalu, dimana dia menderita kerugian lebih dari Rp 170 juta.
Ia menjelaskan, saat kejadian yang pertama, kerugian tidak sebanyak sekarang. Menurutnya, pada waktu itu kerugian yang diderita hanya sekitar Rp 10 juta. Itu, terjadi sebelum dirinya menjadi agen BRILINK.
Ia berharap, pelaku segera ditemukan. Pihaknya tidak mau untuk menduga duga atas kejadian tersebut. Pihaknya menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian. "Semoga cepet ketemu," tandasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian sendiri masih terus melakukan penyedikan terhadap kasus itu. Kapolsek Tiris AKP Soeparyono mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memintai keterangan saksi satu orang. "Baru 1 saksi yang kami mintai keterangan," katanya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin