Toko dan Konter di Pasar Tiris Dibobol, Uang Rp 150 Juta Raib

TIRIS – Sial benas nasib yang dialami Abdullah, 34. Warga Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo harus rela kehilangan uang sekitar Rp 150 juta. Itu, terjadi setelah toko dan konter bernama “Sahabat Cell” di miliknya yang ada di kawasan Pasar Tiris, disatroni pencuri.

Selain uang tunai Rp 150 juta, para pelaku juga membawa sejumlah barang elektronik. Tak hanya itu, para pelaku juga menggondol 2 kardus rokok.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian itu diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu Abdullah sedang hendak membuka tokonya. Pada saat masuk ke dalam took, Abdullah mulai curiga. Pasalnya, lampu kulkas didalam tokonya yang biasa mati, pagi itu hidup. Belum lagi kondisi toko yang amburadul.

Alhasil, dia memeriksa sekitar tokonya. Benar saja, saat ia mulai mengelilingi tokonya itu, ia mendapati tembok toko sebelah barat telah di jebol maling. Sontak, ia bergegas menuju ke tempat penyimpanan uang miliknya yang ada di dalam toko.

“Saya langsung mengira kebobolan. Dan saya menuju tempat uang ternyata sudah dibawa semua. Untuk uangnya saja sekitar Rp 150 juta, ” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, uang tersebut adalah uangnya yang digunakan sebagai layanan tarik tunai agen BRILink. Uang tersebut biasanya tidak semuanya ditaruh di dalam tokonya itu. Tetapi, malam itu setelah tarawih, ia kelelahan dan menyuruh istrinya untuk merapikan toko dan menaruh uangnya.

“Saya tidak ngecek lagi. Biasanya kalau saya yang merapikan toko, saya hanya sisakan Rp 50 juta. Karena saya kecapekan malam itu jadi tidak ngecek lagi,” ujarnya.

Selain uang ada juga rokok sebanyak 2 ball (kardus, Red), laptop merk Asus, dan Reserve CCTV. Menurut pria yang akrab disapa Dullah itu, jika ditotal akibat insiden tersebut, semuanya berjumlah Rp 170 juta. (sid/fun)