LUMBANG, Radar Bromo - Hujan lebat mengguyur Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jumat (28/1) sore, membawa bencana.
Jalan setapak menuju destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, longsor. Karenanya, kunjungan wisata ditutup.
Putusnya akses satu-satunya menuju destinasi wisata Air Terjun Madakaripura, terjadi akibat hujan deras. Hujan mengguyur sejak pukul 14.00 sampai menjelang Magrib.
Kondisi ruas jalan setapak yang posisinya persis di bibir bukit berbatasan dengan sungai.
Saat hujan struktur tanah bukit lebih gembur ditambah debit air naik dan menggerus lapisan dasar jalan. Longsor tidak dapat dihindari.
“Kejadiannya kemarin sore (Sabtu). Kami mendapatkan informasi tadi pagi. Sebab, memang wilayah Madakaripura susah sinyal,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah, Minggu (28/1).
Baca Juga: Bagian Hilir Kali Laweyan Tongas Tersumbat Material Banjir
Ia menjelaskan, jalan ini memang memiliki tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi.
Sebab, setelah pos pintu masuk, jalan yang dilalui sampai arah air terjun berupa jalan setapak masih berupa tanah.
Posisi tanah longsor yang memutuskan akses jalan berada pada ujung jembatan penghubung.
Syukur dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja, kata Zubaidullah, ada satu motor milik warga hanyut terbawa banjir.
“Kami sudah lakukan asesmen. Penanganan lebih lanjut pascabencana kami koordinasikan,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispopar Kabupaten Probolinggo Bambang Heriwahjudi mengatakan, pascalongsor ini, kunjungan wisata menuju Air Terjun Madakaripura sementara ditutup.
Selain karena akses utama terputus, juga memperhatikan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Masih sering hujan dengan intensitas tinggi.
“Sementara ditutup. Kami sudah berkoordinasi dengan petugas di lapangan dan pemerintah desa. Besok (Senin) kami akan ke lokasi untuk penanganan lebih lanjut,” katanya. (ar/rud)
Editor : Ronald Fernando