Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jaga Kesehatan Mental Ibu Hamil, Puskesmas Ngempit Pasuruan Lakukan "SAPA IBU"

Iwan Andrik • Kamis, 14 Mei 2026 | 14:54 WIB
SEPENUH HATI: Petugas kesehatan Puskesmas Ngempit saat memberikan pelayanan kepada pasien dengan sepenuh hati. (Puskesmas Ngempit for Radar Bromo)
SEPENUH HATI: Petugas kesehatan Puskesmas Ngempit saat memberikan pelayanan kepada pasien dengan sepenuh hati. (Puskesmas Ngempit for Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo - Masa kehamilan bukan sekadar menjaga kesehatan fisik, namun juga stabilitas emosional.

Menyadari pentingnya aspek psikologis bagi keselamatan ibu dan janin, Puskesmas Ngempit resmi memperkenalkan inovasi pelayanan terbaru bertajuk SAPA IBU (Skrining dan Pendampingan Ibu).

Program ini lahir, sebagai respons atas tingginya kebutuhan deteksi dini, terhadap gangguan emosional yang sering kali terabaikan selama masa kehamilan.

Melalui SAPA IBU, Puskesmas Ngempit menggeser paradigma pelayanan kesehatan menjadi lebih holistik, dengan menyeimbangkan antara pemantauan medis dan dukungan psikologis.

Keunggulan inovasi ini, terletak pada integrasi lembar skrining Patient Health Questionnaire-4 (PHQ-4) langsung ke dalam Kartu dan Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Dengan alat skrining yang ringkas namun akurat ini, tenaga kesehatan dapat mengidentifikasi gejala kecemasan, stres, hingga indikasi depresi ringan secara lebih cepat saat pemeriksaan rutin.

“Kami ingin menciptakan ruang yang aman bagi ibu hamil (bumil, red) untuk bercerita. Dengan integrasi PHQ-4 ini, pemantauan kesehatan mental menjadi lebih sistematis karena dilakukan beriringan dengan pelayanan antenatal rutin,” ujar Kepala UOBF Puskesmas Ngempit, drg. Endang Zulmaliana.

Bukan hanya sekadar pendataan, SAPA IBU menekankan pada proses pendampingan yang berkelanjutan.

Ibu hamil yang terdeteksi memiliki beban psikologis, akan mendapatkan penanganan tepat guna mencegah risiko komplikasi kesehatan mental yang lebih berat. Seperti depresi pasca persalinan (postpartum depression).

Puskesmas Ngempit berharap, keberadaan SAPA IBU, dapat mendorong para ibu untuk lebih terbuka, mengenai kondisi emosional mereka.

Inovasi ini menjadi bukti nyata, komitmen puskesmas dalam memberikan pelayanan yang humanis. Demi melahirkan generasi masa depan yang berkualitas dan sehat lahir batin.

Diharapkan, dengan mental yang kuat dan stabil, para ibu di wilayah kerja Puskesmas Ngempit dapat menjalani masa kehamilan dengan penuh rasa aman, nyaman, dan bahagia. (one)

Editor : Jawanto Arifin
#bayi #ibu hamil #pasuruan #anak #puskesmas