PASURUAN, Radar Bromo - Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan program kesehatan berbasis masyarakat.
Program ini bertujuan mengintegrasikan berbagai jenis layanan kesehatan primer dalam satu wadah yang mudah diakses oleh masyarakat.
Salah satu komponen penting dalam program ini, adalah promosi kesehatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat.
Promosi kesehatan berfokus pada pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan yang bersumberdaya masyarakat.
Sesuai dengan sosial budaya setempat, serta meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Untuk mengoptimalkan hal itu, UOBF Puskesmas Tosari memiliki inovasi Posyandu berupa Candu Pure.
Yakni cek kesehatan di posyandu pure. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan jumlah sasaran posyandu ILP, dengan memanfaatkan kearifaan local budaya dan agama setempat.
“Di desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, mayoritas 95 persen masyarakatnya beragama Hindu dan terdapat satu pure agung dengan nama Dhang Khayangan Kerti Jaya Buana. Ada beberapa kegiatan keagamaan yang partisipasinya dari semua kalangan dan semua umur. Untuk sasaran partisipasi yang datang ke posyandu ILP di Pos Wijaya Kusuma sedikit dari target, yaitu 50 persen seluruh masyarakat. Maka dibentuklah inovasi cek kesehatan posyandu di halaman depan pure,” kata Kepala UOBF Puskesmas tosari, drg. Achmad Murtadho.
Orang yang berkegiatan di pure merupakan sasaran dari Posyandu Wijayakusuma.
Dalam kegiatan inovasi ini juga dilakukan kegiatan posyandu di pure dengan pencatatan cek Kesehatan (Tensi darah, ukur tinggi badan, berat badan, Indeks masa Tubuh, tes gula darah dan kolesterol jika ketersediaan alat ada) dan skrining untuk semua sasaran. (one)
Editor : Jawanto Arifin