Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Amankah Jatah Makan Bergizi Gratis Dibawa Pulang dan Dimakan di Rumah?

Fahrizal Firmani • Sabtu, 31 Mei 2025 | 18:05 WIB
DIPANTAU: Siswa di sebuah sekolah di Kota Pasuruan saat menikmati makan bergizi gratis. Inset, Mustain, Ahli Gizi RSUD Grati Kabupaten Pasuruan
DIPANTAU: Siswa di sebuah sekolah di Kota Pasuruan saat menikmati makan bergizi gratis. Inset, Mustain, Ahli Gizi RSUD Grati Kabupaten Pasuruan

SEJAK beberapa bulan terakhir, siswa mendapat makan gratis dari program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Mereka bisa makan bareng dengan teman sekelas saat istirahat siang. Namun, tidak sedikit yang memilih membawa pulang makanannya untuk dimakan di rumah.

Tentunya, hal ini sah-sah saja dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi siswa yang memutuskan membawa pulang makanannya. Tujuannya, agar makanan tetap segar dan enak dimakan.

Ahli Gizi RSUD Grati Kabupaten Pasuruan Mustain menuturkan, alangkah baiknya MBG itu dikonsumsi saat di sekolah.

Harapannya, asupan gizi tercukupi saat giat belajar, dapat mengurangi makan jajan yang kudang sehat, baik yang ada pemanis, pewarna, atau pengawet.

"Karena diberikan di sekolah, lebih baik jika dihabiskan saat di sekolah karena siswa akan bisa lebih fokus saat menjalani proses belajar," katanya.

Bila dari pemberian makanan bergizi untuk siswa, ada yang tidak sempat dimakan dan ingin dibawa pulang, maka sebaiknya bungkus makanan itu dengan kertas polos seperti kertas minyak.

Dan jangan ada terdapat tinta atau bekas tulisan. Bila menggunakan plastik, pilih yang bening tidak berwarna.

Lalu, usahakan makanan itu tertutup dengan diikat. Lebih baik lagi pakai alat makan seperti bento yang tertutup. Atau kotak makan dengan kemasan.

Untuk makanan yang dibawa pulang sebaiknya langsung dimakan. Jangan lebih dari 10 jam sejak diolah.

"Dan ini harus disampaikan dengan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) saat pembagiannya kepada siswa," pungkas Mustain. (riz/fun)

Editor : Abdul Wahid
#makan gratis #Mbg