Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perkantoran, Karyawan Produktif

Muhammad Fahmi • Kamis, 25 Juli 2024 | 22:59 WIB
dr Lubna Anwar Sadar, MMK, Sp.OK saat memberikan paparan Standar Kesehatan Kerja K3 Perkantoran kepada para karyawan Jawa Pos Radar Bromo. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)
dr Lubna Anwar Sadar, MMK, Sp.OK saat memberikan paparan Standar Kesehatan Kerja K3 Perkantoran kepada para karyawan Jawa Pos Radar Bromo. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

KADEMANGAN, Radar Bromo-Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perkantoran akan menciptakan karyawan yang produktif. Lantaran itu, penerapan K3 di perkantoran harus jadi perhatian bersama.

Hal itu diungkapkan dr Lubna Anwar Sadat, MMK, Sp.OK dalam acara Health Talk Peringatan HUT Jawa Pos Radar Bromo ke-25, Rabu (24/7).

“Dalam bekerja, manusia perlu pekerjaan yang nyaman, kondisi kesehatan prima dan kondisi lingkungan kerja yang kondusif,” terang dr Lubna.

Ia menjelaskan, dalam UU dijelaskan, upaya kesehatan kerja ditujukan untuk melindungi pekerja. Agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk dalam pekerjaan.

Nah, penerapan K3 perkantoran jadi cukup penting. dr Lubna memaparkan, kantor adalah tempat kerja dengan faktor risiko dan bahaya yang tinggi. Sebab, rawan terkena penyakit akibat kerja (PAK) hingga kecelakaan akibat kerja (KAK).

Tak hanya itu, pekerja juga rawan alami mental health lantaran tuntutan pekerjaan. Sepreti target, dan lain-lain. Rata-rata pekerja juga berada di kantor selama sekitar 8 jam sehari.

Dari data yang ada, profil masalah kesehatan karyawan di Indonesia sebesar 40,5 persen terkena gotrak (gangguan otot rangka). Sebanyak 8 persen lainnya kena penyakit jantung pembuluh darah, serta 6 persen kena gangguan saraf.

“Dari Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2023, prevelensi cedera karena kelalaian atau ketidaksengajaan pada karyawan, sebesar 94,36 persen,” paparnya.

Suasana Health Talk Kesehatan Pekerja di kantor Jawa Pos Radar Bromo
Suasana Health Talk Kesehatan Pekerja di kantor Jawa Pos Radar Bromo

Direktur Jawa Pos Radar Bromo HA Suyuti memaparkan, Jawa Pos Radar Bromo selalu memberi perhatian pada karyawannya. Termasuk saat di tempat kerja.

“Di tempat kami, juga pernah terjadi kecelakaan kerja. Syukur semua karyawan telah dicover BPJS, dan kami memberikan support penuh hingga sembuh,” jelasnya.

Sementara itu, HRD Jawa Pos Radar Bromo Ainul Mashudi dalam kesempatan itu menanyakan tips dan trik menjaga kesehatan. Terutama bagi pekerja yang usianya sudah di atas 40 tahun. “Kondisi kesehatan sudah menurun, tapi beban kerja terkadang malah tambah berat,” tanyanya disambut gerr karyawan lainnya.

Mendapati pertanyaan itu, dr Lubna menjelaskan, pekerja harus tahu kondisi tubuh diri sendiri. Lantaran itu, medical check up (MCU) jadi penting untuk selalu mengecek kondisinya.

Sayang, saat ini BPJS belum meng-covernya. MCU saat ini ditanggung perusahaan tempat pekerja bernaung. (mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#keselamatan kerja #k3 #kecelakaan kerja