Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berbagai Manfaat, Jenis, dan Cara Pakai Aroma Terapi untuk Kesehatan

Jawanto Arifin • Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:29 WIB
BERGUNA: Setiap tetesan aroma terapi yang tepat diyakini mampu membuat tubuh dan pikiran semakin sehat. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
BERGUNA: Setiap tetesan aroma terapi yang tepat diyakini mampu membuat tubuh dan pikiran semakin sehat. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
AROMA terapi (essential oil) sudah dikenal sejak zaman Mesir Kuno. Terapi ini bisa digunakan untuk ikhtiar pemulihan kondisi tubuh dengan menggunakan bahan alami. Tidak hanya untuk kesehatan. Aroma terapi bisa juga membantu menenangkan pikiran dan emosi.

Essential Oil Enthusiast Nendy Rizka Halandevi mengungkapkan, aroma terapi digunakan dengan cara dihirup. Ada yang berbentuk cairan. Ada pula yang berupa lilin. Bahannya terbuat dari sari tumbuh-tumbuhan.

Pemanfaatannya bisa dilakukan dengan tiga cara. Yakni, dihirup menggunakan alat diffuser ultrasonic, diteteskan dan dioleskan ke bagian tubuh yang diinginkan, serta dengan diminum langsung. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua essential oil bisa diminum.

”Hanya yang kualitasnya grade A. Ada label khusus dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bisa dikonsumsi. Kalau tidak ada label ini, tidak bisa,” ungkap perempuan 33 tahun tersebut.

Aroma yang digunakan beragam. Wangi bunga-bungaan, seperti lavender dan geranium. Dedaunan, seperti pepermint dan sirih. Rimpang, yakni jahe. Rempah-rempah, seperti jintan hitam, kayu manis, dan cengkih. Juga, aroma buah-buahan, seperti jeruk nipis dan jeruk keprok.

Menurut Nendy, aromaterapi bagus bila digunakan secara rutin setiap hari. Ini bisa digunakan untuk wewangian ruangan atau saat tubuh letih sehabis olahraga. Selain itu, anak yang sedang sakit, seperti flu dan batuk, bisa diberi terapi ini.

Tak hanya itu. Essential oil bahkan bisa dimanfaatkan untuk kecantikan sebagai serum wajah. Kita hanya perlu menggunakan essential oil satu tetes dan dicampur minyak zaitun yang digunakan untuk makanan.



”Sebaiknya digunakan sesering mungkin. Tidak hanya saat tubuh sakit, tapi juga saat sehat. Kalau digunakan saat sudah sakit, pemulihan bisa lebih lama,” terang wanita yang tinggal di Perum Kopian Barat, Kota Probolinggo, ini.

 

Pilih Essential Oil yang Tepat

Memperhatikan jenis essential oil yang digunakan sangat penting. Sebaiknya memilih essential oil yang murni dari tanaman. Tidak ada campuran. Agar lebih aman, aroma terapi lebih baik dibeli langsung ke toko.

Nendy Rizka menuturkan, saat memilih essential oil semestinya melihat siapa penjualnya. Ini untuk memastikan bahan yang digunakan memang murni. Dari bahan alami 100 persen.

”Ada aroma terapi yang menggunakan campuran dari bahan sintetis. Biasanya yang berbentuk lilin. Sebaiknya, pakai yang alami saja biar lebih aman,” katanya.

Penggunaannya pun tidak boleh sembarangan. Bagi anak yang didiagnosis memiliki autisme, penggunaan essential oil untuk kesehatan sebaiknya mengikuti saran dokter. Sebab, bisa menimbulkan stimulasi mereka menjadi hiperaktif.

Selain itu, perhatikan pula penggunaanya kepada ibu hamil. Ibu yang hamil muda sebaiknya tidak sering menggunakan essential oil yang beraroma lavender. Itu bisa merangsang kontraksi dini.

”Jadi, tidak boleh asal menggunakan aroma terapi. Meski bagus untuk kesehatan, tetap harus memperhatikan essential oil-nya. Kalau sering mual, aroma pepermin atau lemon lebih disarankan,” jelas Nendy.



Kalau memilih menikmati aroma terapi dengan cara dihirup, pastikan diffuser yang digunakan memiliki spek yang baik. Karena kalau sembarangan, plastik bisa rusak. Sebab, essential oil ini berbahan pekat.

Jika memakainya dengan cara dioles, sebaiknya pakai juga carier oil atau minyak pengencer. Tetesan essential oil jangan langsung dioles ke tubuh. Agar kulit tubuh tidak mengalami iritasi.

”Dan, kalau memilih dengan cara diminum, disarankan pakai kapsul kosong. Ini untuk menghindari rasa tidak enak. Bisa juga dimasukkan ke makanan atau minuman yang kita konsumsi,” tambah Nendy. (riz/far) Editor : Jawanto Arifin
#manfaat aroma terapi #aroma terapi