BANGIL, Radar Bromo – Aksi pencurian menyasar sebuah toko sembako di kawasan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Terduga pelaku datang menggunakan mobil dan membawa kabur 14 tabung elpiji subsidi atau elpiji melon (3 kg).
Peristiwa itu terjadi Kamis (4/6) sekitar pukul 01.12 di kawasan Perempatan Kancil Mas. Tepatnya di depan Alfamidi Kersikan.
Namun pemilik toko yaitu Nanik, mengaku baru mengetahui pencurian itu pada pagi hari.
Saat membuka toko, korban mengetahui jumlah tabung elpiji miliknya berkurang. Karena curiga ada pencuri, korban langsung memeriksa rekaman CCTV di tokonya.
Dari CCTV diketahui, ada sebuah mobil Honda Mobilio berwarna abu-abu berhenti di depan toko yang jadi satu dengan rumah. Seorang laki-laki lantas keluar dari mobil itu.
Baca Juga: Tabung Elpiji Melon Mendadak Berkobar, Warung di Dringu Probolinggo Nyaris Terbakar
Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, terduga pelaku diduga telah menyiapkan aksi pencurian dengan matang. Saat sampai di depan rumah, seorang pelaku memanjat pagar dan masuk ke halaman rumah.
Begitu berhasil masuk, pelaku membuka gembok rak penyimpanan tabung elpiji menggunakan cutter bolt.
Tabung-tabung elpiji itu disimpan di rak dan digembok. Rak itu diletakkan di halaman rumah.
Dalam waktu singkat, sebanyak 14 tabung gas subsidi berpindah ke dalam mobil. Lalu pelaku langsung kabur. "Total ada 14 tabung elpiji subsidi yang hilang. Gembok gerbang juga dirusak," kata Nanik.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
"Saya sudah melapor ke polisi dan berharap pelakunya bisa segera tertangkap," tandasnya.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan. Polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami rekaman CCTV yang merekam aktivitas para pelaku saat menjalankan aksinya.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengaku belum ada laporan saat dikonfirmasi. “Belum ada laporan, Mas,” katanya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi