Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pulang Urus Berkas Kuliah, Remaja Bantaran Probolinggo Dibegal di Siang Bolong: Dikalungi Celurit, Scoopy Amblas

Inneke Agustin • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:42 WIB

 

Petugas saat melakukan olah TKP begal di Kramatagung, Bantaran, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa)
Petugas saat melakukan olah TKP begal di Kramatagung, Bantaran, Kabupaten Probolinggo. (Istimewa)

BANTARAN, Radar Bromo –Begal jalanan di Probolinggo kian kenal waktu. Bahkan di siang hari pun, mereka berani beraksi. Rabu (3/6) siang, Nur Alfiansyah, 19, dibegal di jalan Desa Kramat Agung, Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Dia bahkan diancam dengan celurit.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang usai mengurus berkas kuliah. Dia sendirian mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dari utara menuju selatan.

Tanpa disadari, korban dibuntuti oleh dua orang tak dikenal. Keduanya berboncengan motor.

“Korban baru pulang mengurus berkas untuk keperluan kuliah. Sepertinya pelaku sudah membuntuti korban sekitar 500 meter sebelum lokasi kejadian,” terang Sekretaris Desa Kramat Agung Abdul Haqi.

Begitu sampai di lokasi yang relatif sepi, kedua pelaku mulai menjalankan aksinya. Mereka menyalip kendaraan korban, lalu memotong laju motor korban.

Korban yang kaget langsung menghentikan motornya. Lalu, pelaku yang duduk di belakang turun. Dia langsung mengancam dengan mengalungkan celurit ke leher korban.

Baca Juga: Warga Kraksaan Probolinggo yang Ngaku Dibegal Ternyata Hanya Merekayasa, Pengakuannya Bikin Tepok Jidat

“Pelaku yang dibonceng mengalungkan celurit ke leher korban. Karena takut dan kondisi jalan sedang sepi, korban tidak berani melawan,” kata Haqi.

Dalam kondisi terancam, korban akhirnya turun dari motornya. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur Honda Scoopy milik korban.

“Motor korban langsung dibawa lari ke selatan. Setelah pelaku pergi, korban meminta bantuan warga yang melintas untuk diantar pulang ke rumah,” tambahnya.

Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko Widodo membenarkan peristiwa itu. Korban telah melapor ke Polsek Bantaran dan petugas juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

“Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya. (gus/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#Dibegal #celurit #scoopy #bantaran #probolinggo