Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Telusuri CCTV, Polisi Buru Begal Bapak-Anak di Gondangwetan Pasuruan

Fuad Alyzen • Selasa, 5 Mei 2026 | 14:47 WIB
OLAH TKP: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP insiden begal yang menimpa korban. (Dokumen Radar Bromo)
OLAH TKP: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP insiden begal yang menimpa korban. (Dokumen Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Teka-teki pelaku pembegalan yang menimpa seorang ayah dan anak di jalanan sepi Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, belum menemui titik terang.

Aparat Polres Pasuruan Kota kini tengah bekerja ekstra, mengidentifikasi dua orang terduga pelaku yang terekam kamera pengawas (CCTV) saat melarikan diri.

Peristiwa pilu yang menimpa AR, 50, dan putranya, MAR, 16, terjadi pada Kamis (23/4) malam lalu.

Suasana persawahan yang gelap, seketika berubah mencekam saat motor Honda Vario 160 biru milik korban, dipepet oleh dua orang tak dikenal.

Tak hanya menghentikan laju motor, terduga pelaku juga mengayunkan ancaman menggunakan senjata tajam jenis celurit, hingga membuat ayah dan anak tersebut terjatuh ke aspal.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, mengungkapkan tim kepolisan telah dikerahkan sepenuhnya untuk menyisir jejak pelaku.

"Kami terus melakukan penyelidikan mendalam (lidik). Saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang kami periksa secara intensif untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai ciri-ciri pelaku," ujar Junaidi.

Selain keterangan saksi, penyidik juga mengandalkan rekaman CCTV yang ditemukan di jalur pelarian pelaku.

Meski posisi kamera berada cukup jauh dari titik nol kejadian dan gambar yang dihasilkan tergolong buram, polisi optimistis bukti digital ini bisa menjadi petunjuk penting untuk memetakan arah pelarian kedua begal tersebut yang diketahui menuju ke arah utara.

Akibat kejadian ini, korban harus merelakan motor kesayangannya dengan total kerugian mencapai Rp 25 juta.

Selain kerugian materiil, trauma psikologis akibat ancaman senjata tajam di malam hari menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, Polres Pasuruan Kota menginstruksikan seluruh Polsek jajaran untuk memperketat pengamanan. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#cctv #polres pasuruan #honda vario #begal