Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau ke Bukit Premium Bromo Pasuruan, Gadis asal Buduran Dibegal: Korban Dibacok, Scoopy Amblas

Fuad Alyzen • Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:44 WIB
OLAH TKP: Petugas saat melakukan olah TKP di jalan raya Ngembal, Tutur, Kabupaten Pasuruan, (2/5).
OLAH TKP: Petugas saat melakukan olah TKP di jalan raya Ngembal, Tutur, Kabupaten Pasuruan, (2/5).

 

TUTUR, Radar Bromo-Agenda Ervira Devi Rismawanti, 23 dan sejumlah temannya berwisata di Bukit Premium Bromo Pasuruan berujung tragedi. Arek Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo itu dibegal. 

Tak hanya kehilangan motor matik Honda Scoopy. Gadis itu juga mengalami luka bacok di tangannya.

Aksi pembegalan itu terjadi Sabtu (2/5) pagi. Lokasi pembegalannya di jalan raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Pagi itu, Devi tidak sendirian. Ia bersama temannya hendak ke Bukit Premium Desa Mororejo, Kecamatan Tosari.

Devi membonceng temannya bernama Happy Nurcahyanti, 22. Mereka boncengan naik Honda Scoopy W 3650 NET.

Mereka sengaja berangkat pagi pagi untuk mengejar sunrise di Kawasan wisata yang viral itu.

Baca Juga: Motor Ojol yang Dibegal di Cokro-Motor Karyawan Minimarket Dicuri di Gending Akhirnya Kembali, Ditemukan di Malasan Kulon

Saat sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 04.30, Ervira Devi dibegal.

Ia dipepet saat melewati jalur Desa Ngembal, Kecamatan Tutur. Mereka diberhentikan paksa oleh dua orang pelaku yang saat itu mengendarai motor matik warna hitam.

Salah satu pelaku mengacung-acungkan Sajam berupa sebilah celurit.

Karena terus dipepet dan diacungkan celurit, korban yang membonceng temannya tersebut terjatuh. Saat terjatuh korban langsung menahan motornya. Dia sadar motornya oleh dua pelaku akan dirampas.

Salah satu pelaku membacok Ervira mengenai pundak bagian kiri korban. Kemudian pelaku merampas secara paksa dan berhasil membawa kabur motor Honda Scoopy warna Hijau milik korban tersebut dan menuju ke arah bawah Welang sampai wilayah Kecamatan Kejayan.

“Pelaku berjumlah dua orang laki-laki, dengan menggunakan jaket Hoodie warna hitam dan memakai masker, serta dengan mengendarai sepeda motor matik warna hitam,” sampai Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.

Akibatnya, korban alami luka bacok di bagian pundak sebelah kiri dengan lebar 15 sentimeter. Korban pun berteriak minta tolong selepas motornya dibawa kabur pelaku.

Teriakan itu mengundang reaksi warga. Warga secepatnya menolong korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat.

Luka bacokan korban dijahit, sebanyak 6 jahitan. Hingga akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tutur saat sudah terang atau pagi.

Mendapati itu, petugas lantas melakukan olah TKP. Saat pemeriksaan, STNK asli korban ternyata ikut terbawa oleh pelaku karena STNK ditaruh di dalam jok motor yang dirampas pelaku.

Aksi pembegalan itu tejradi di sekitar depan pintu wisata bhakti alam. “Dari keterangan korban, terduga pelaku 2 orang laki-laki. Ciri-cirinya, berbadan kurus dan mengenakan jaket hoodie warna hitam, mengenakan masker,” jelas Joko.

“Baik korban dan saksi sudah kita periksa. Kini dua pelaku dengan ciri tersebut dalam penyelidikan kami,” ujarnya. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#ngembal #pasuruan #scoopy #Tutur #begal