PURWODADI, Radar Bromo - Kasus pembobolan brankas Kantor Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, yang terjadi Selasa, 30 Desember 2025 lalu, masih menjadi teka-teki. Hingga saat ini, siapa dalang di balik pencurian tersebut, belum diketahui.
Padahal, kerugian yang ditimbulkan tidaklah sedikit. Selain uang tunai Rp 117,5 juta yang merupakan dana PAD dan ADD, juga ada BPKB motor roda tiga pengangkut sampah.
Kanitreskrim Polsek Purwodadi Aipda Ahmad Bambang Purwanto mengaku kesulitan untuk mengidentifikasi jejak terduga pelaku.
Meski kendaraan yang digunakan, berupa mobil Daihatsu Sigra terekam CCTV, namun nopolnya terlihat samar.
“Hanya terlihat jenis mobil dan warna catnya saja. Penyelidikan masih kami lakukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, terduga berjumlah lebih dari dua orang. Mengingat, brankas yang diangkut, memiliki bobot yang berat. Sekitar 2,5 kwintal.
Para terduga pelaku ini, ditengarai kawanan spesialis yang berpengalaman.
“Saksi yang sudah kami mintai keterangan, berjumlah empat orang. Selain pihak aparatur desa juga warga sekitar,” imbuhnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin