Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polisi Telusuri Dokumen Keuangan KPU Kabupaten Pasuruan, Selidiki Dugaaan Penyelewengan Anggaran Pilkada

Muhamad Busthomi • Jumat, 14 November 2025 | 19:15 WIB

 

Ilustrasi anggaran pilkada diduga diselewengkan.
Ilustrasi anggaran pilkada diduga diselewengkan.

BANGIL, Radar Bromo—Dugaan penyelewengan anggaran Pilkada 2024 di Kabupaten Pasuruan kini jadi bola panas.

Polres Pasuruan memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Namun, penyidik menyebut tahapan ini masih berada di fase awal, dengan fokus pada pemeriksaan saksi dan dokumen keuangan milik KPU Kabupaten Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah mengatakan, pihaknya masih berhati-hati dalam mengumpulkan keterangan, maupun bukti pendukung. Termasuk dalam pemeriksaan saksi.

“Masih kami dalami kasus dugaan penyelewengan anggaran pilkada ini. Sejauh ini baru sedikit yang kami periksa,” ujarnya.

Menurut Adimas, pemeriksaan dilakukan secara bertahap agar seluruh data dan dokumen yang berkaitan dengan anggaran pilkada dapat terverifikasi dengan benar.

Ia menegaskan, pihaknya tak ingin gegabah menetapkan kesimpulan tanpa bukti kuat.

“Yang sudah kami periksa belum sampai lima orang. Kami ingin memastikan setiap tahapan dilakukan secara teliti dan sesuai prosedur,” tambahnya.

Kasus ini berawal dari laporan dugaan penyimpangan penggunaan dana yang dialokasikan untuk penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024.

Dugaan tersebut kemudian memantik perhatian publik karena menyangkut lembaga penyelenggara pemilu di tingkat daerah.

Adimas memastikan, penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional.

Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana publik. Apalagi terkait agenda besar seperti pemilihan kepala daerah.

“Polres Pasuruan berkomitmen menjaga integritas penyelenggaraan pilkada. Karena itu, kami pastikan semua proses dilakukan secara objektif,” tegasnya.

Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik kini juga tengah menelusuri dokumen-dokumen keuangan milik KPU Kabupaten Pasuruan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan apakah dana yang digunakan sudah sesuai peruntukannya.

“Kami juga tidak menutup kemungkinan untuk berkoordinasi dengan lembaga lain, termasuk lembaga pengawas keuangan bila dibutuhkan. Tujuannya agar hasil penyelidikan komprehensif,” ujar Adimas.

Jawa Pos Radar Bromo berupaya mengonfirmasi Sekretaris KPU Kabupaten Pasuruan Sherla Rusdianto tentang penyelidikan yang dilakukan Polres Pasuruan.

Terutama, pemeriksaan lima saksi oleh penyidik. Namun, sampai berita ini ditulis, Sherla enggan memberikan konfirmasi lebih jauh. (tom/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kpu kabupaten pasuruan #polres pasuruan #korupsi #anggaran pilkada #polisi