GENDING, Radar Bromo - Sebuah video berisi rekaman diduga aksi pembegalan viral di media sosial (medsos) sejak Kamis (16/1) malam.
Aksi itu terjadi di sekitar Pantai Bentar, Desa Curahsawo, Gending, Kabupaten Probolinggo.
Kades Curahsawo, Halimah bahkan memastikan, korban begal adalah warga Gending.
Korban yang saat itu mengendarai motor, dibegal sekitar pukul 00.30.
Namun, korban melawan. Dia enggan menyerahkan motornya. Karena itu, akhirnya pelaku membacok korban dan mengenai tangan kirinya. Korban lantas dilarikan ke Puskesmas Gending.
“Benar ada pembegalan. Pelaku tidak berhasil mengambil motor korban. Karena itu, korban dibacok dan kena tangannya,” terang Halimah.
Namun, Kapolsek Gending AKP Sugeng Harianto saat dikonfirmasi belum bisa memastikan apakah memang terjadi pembegalan atau tidak. Sebab, harta benda korban tidak ada yang hilang.
“Kami dihubungi Puskesmas Gending dan diberitahu ada korban dengan luka bacok. Petugas kemudian langsung ke puskesmas dan meminta keterangan dari korban,” katanya.
Namun, menurutnya korban enggan dimintai keterangan. Juga enggan dimintai identitasnya.
Karena itu, petugas tidak dapat memastikan motif pembacokan yang dialami korban.
“Korban tidak kooperatif saat kami datangi. Malah marah-marah. Karena itu, kami tidak bisa memastikan motif pembacokan itu. Apakah pembegalan atau bukan. Yang pasti ini kasus penganiyaan,” katanya.
Tidak hanya enggan dimintai keterangan. Korban juga menolak saat dirujuk ke RS Rizani, Paiton.
“Korban menolak tindakan rujukan. Jadi langsung pulang,” tuturnya. (inay/hn)
Editor : Muhammad Fahmi