BUGUL KIDUL, Radar Bromo- Kasus dugaan rudapaksa terhadap bocah asal Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, terus didalami. Penyidik telah memeriksa korban dan empat saksi lainnya. Kini, menunggu hasil visum et repertum.
Sejauh ini kepolisian belum membekuk terduga pelaku.
Alasannya, masih menunggu hasil visum korban dari Rumah Sakit Jiwa dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa mengatakan, sampai saat ini masih proses penyelidikan.
Salah satunya untuk memastikan tempat kejadian perkara (TKP)-nya.
“Kami pastikan TKP ada atau tidaknya dulu dan di mana kejadian tersebut,” katanya.
Sejauh ini, ada sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan. Di antaranya, teman dan guru korban di sekolah. Korban juga sudah dimintai keterangan.
“Setelah mendapat hasil visum, terduga pelaku akan diamankan untuk pemeriksaan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Agustus 2024 lalu, seorang remaja perempuan, sebut saja Bunga, 15, sakit dan sampai depresi.
Ia dirawat di RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan dan kemudian dirujuk ke RSJ Lawang Malang.
Setelah dibawa pulang, Bunga mengaku depresi lantaran dicabuli seorang lelaki.
Pelaku kenal dengan korban melalui media sosial. (zen/rud)
Editor : Ronald Fernando