KRAKSAAN, Radar Bromo - Percobaan perampokan terjadi di toko Alfamart Jalan dr. Soetomo, Desa Sumberlele, Kraksaan, Rabu (15/5). Pelaku menodongkan pisau kepada kasir toko untuk merampok uang.
Aksi ini akhirnya gagal lantaran korban melawan. Namun, seorang kasir mengalami luka pada tangan karena terkena sabetan pisau pelaku.
Aksi kriminal ini terjadi sekitar pukul 10.15. Saat itu, kondisi toko masih sepi, sebab baru beberapa jam buka.
Tiba-tiba seorang lelaki yang merupakan terduga pelaku masuk ke toko. Lelaki itu menggunakan jaket jumper warna hitam dengan penutup kepala dan menggunakan masker.
Begitu di dalam toko, pelaku berhenti sejenak dan melihat kondisi toko. Mengetahui toko sepi, pelaku langsung balik badan mengeluarkan pisau dari dalam jaketnya.
Dia menuju meja kasir di sebelah selatan yang saat itu dijaga dua orang. Yaitu, Elyis Febby, 24 dan Zeki Supriyadi, 22.
Dengan pisau itu, pelaku mengancam kasir agar segera mengeluarkan uang dalam laci dan memasukkannya ke dalam kresek.
Tidak berhenti di situ. Pelaku kemudian menghunus pisau pada leher Zeki. Sementara Elyis mengambil uang di laci toko.
Namun, kemudian seorang pembeli datang. Pelaku pun panik. Zeki lantas memanfaatkan situasi itu dengan melakukan perlawanan. Dia menahan pisau yang dipegang pelaku.
Mendapatkan perlawanan tersebut, pelaku langsung menarik pisau itu. Akibatnya, tangan kanan Zeki terluka. Pelaku lantas kabur. Kaca pintu masuk toko sebelah selatan sampai pecah saat dibuka oleh pelaku untuk kabur.
“Pelaku menggunakan jaket jumper hitam dan masker. Sepertinya sudah memantau situasi sekitar. Begitu tahu toko sepi, langsung masuk melakukan perampokan,” ujar warga setempat, Imam Suryadi, 43.
Imam menceritakan, pelaku sebelumnya sudah dicurigai oleh warga sekitar yang berjualan di sisi utara Alfamart. Saat itu, pelaku berjalan mondar mandir melihat situasi toko.
Kecurigaan tersebut rupanya benar. Sebab, tak lama kemudian, warga sekitar mendengar suara kaca pecah dan karyawan berteriak telah dirampok.
Spontan warga mengejar pelaku yang lari ke arah barat yang merupakan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. Sayangnya pengejaran tidak membuahkan hasil.
“Saat itu saya mendengar teriakan. Langsung mengejar bersama warga lainnya. Satu kasir pria juga ikut mengejar dengan kondisi tangan kanan terluka kena pisau,” ucapnya.
Seorang wanita yang juga warga setempat mengatakan, mondar-mandir melihat kondisi toko sebelum percobaan perampokan itu. Bahkan, sempat minum es tebu yang berada di sisi utara, sekitar 10 meter dari Alfamart.
“Pelakunya sempat minum es tebu. Kami pikir pembeli biasa, rupanya hendak merampok toko,” tutur perempuan yang namanya enggan disebut ini.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo di TKP, pintu masuk toko sisi selatan pecah. Sementara di lantai toko tersisa bercak darah korban yang terkena pisau.
Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, percobaan pencurian dengan kekerasan ini dilakukan oleh pelaku tunggal. Pelaku menggunakan cadar dan membawa pisau.
“Namun, pelaku gagal melakukan aksinya dan tidak berhasil membawa apa-apa. Untuk proses berikutnya, kami masih melakukan pendalaman. Sementara anggota saat ini masih mencari pelaku,” tandasnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi